Dituduh Mencuri HP, Pengamen Disiksa Pakai Rantai Anjing

oleh -430 views

garudaonline, Medan | Seorang pengamen di Medan, Sumatera Utara terluka parah  setelah dikeroyok dan disiksa tiga pemuda dengan rantai anjing.

Tak hanya itu, kaki dan tangan pemuda bernama Anjar alias Ucok (30) warga Langga Payung, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) ini juga dibakar para pelaku.

Peristiwa ini terjadi di depan bengkel ketok magic Tedy Motor, Jalan Sei Bataghari No 69, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (12/10/2016) sekira pukul 11.00 WIB.

Malam sebelum kejadian korban terlihat duduk di kios rokok salah sorang pelaku, Julius Herianto Simanjuntak di sekitar TKP. Keesokan harinya, Julius kehilangan handphone (HP).

Oleh Julius dan teman-temannya, korban dituduh yang mencuri HP miliknya. Namun tuduhan itu disangkal oleh korban, sehingga Julius dan dua orang temannya, Evan Panjaitan, serta Bibi Silitonga mengingkat kedua tangan korban ke pohon.

Dalam keadaan terikat, korban disiksa para pelaku. Kaki dan tangannya ditetesi bakaran tali nilon secara berulangkali. Sementaranya, kepalanya dipukul pakai tantai anjing, dan perutnya dibogem secara bertubi-tubi.

Karena kesakitan, korban menjerit dan meronta sehingga kakinya mengenai botol air mineral yang berisikan bensin campur solar dan oli kotor. Botol berisi bensin tersebut lalu tumpah dan menimbulkan api yang mengenai badan korban.

Api terus membesar sehingga membakar sekujur badan dan tangan korban. Melihat korban terbakar, para pelaku lantas kabur. Warga yang melihat kejadian itu lantas menguhubungi Polsek Sunggal.

Personel Reskrim Polsek Sunggal yang menerima laporan itu langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) lalu membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan. (g/01)

Berikan Komentar