Diupah Rp3 Juta, IRT Ini Selundupkan Narkoba Pakai Pembalut Berdarah

oleh -150 views
Tim CNT KPPBC TMP B Kuala Namu merilis penumpang pesawat Air Asia AA QZ 103 yang kedapatan membara narkotika jenis pil happy five sebanyak 197 butir, ekstasi sebanyak 390 butir dan sabu seberat 15 gram.

garudaonline, Deliserdang | Dalam proses penangkapan terhadap M (24) oleh Tim CNT (Customs Narcotic Team) KPPBC TMP B Kualanamu, Senin (31/10/2016) lalu, ternyata dalam proses penyelundupannya terbilang modus baru.

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati dari dalam tas tersangka ditemukan jenis happy five sebanyak 197 butir, ekstasi sebanyak 390 butir. Sementara itu sabu seberat 15 gram ditemukan dalam bungkusan plastik berisi pembalut wanita.

“Dari dalam tas tersangka didapatkan ekstasi, happy five dan sabu. Uniknya, sabu tersebut berada didalam bungkusan plastik berisi pembalut yang telah terkena cairan merah seperti darah dan bau yang menyengat,” jelas Kepala Kantor KPPBC TMP B Kualanamu, Zaky Firmansyah.

Modus baru ini terbilang ampuh mengelabui petugas dalam pemeriksaan.
“Baunya yang menyengat sangat menyulitkan petugas dan mengaburkan penciuman dari anjing pelacak kita.

Sehingga, setelah kita tanya apakah tersangka sedang mens dan ia menjawab tidak, disitulah kita curiga dan membongkar bungkusan plastik berisi sabu yang ditutup menggunakan pembalut tersebut,” bebernya.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan uji lab terhadap cairan merah yang menyebabkan bau tersebut dari pembalut.

“Masih kita periksa di lab untuk mengetahui zat apa yang digunakan dari pembalut tersebut, hingga mengecohkan petugas,” jelasnya.

Sementara itu, ketika diwawancarai, tersangka mengaku diupahi oleh A di Malaysia sebesar Rp 3 juta untuk mengantarkan barang haram tersebut.

“Saya di upahi Rp3 juta bang. Saya nggak tau kalau itu adalah narkoba, dan saya sudah 4 kali keluar masuk Indonesia Malaysia. Semua yang membiayai adalah mereka,” tegasnya.

Ketika ditanyai soal pembalut tersebut, ibu rumah tangga ini mengaku bahwa dirinya hanya disuruh untuk memakai pembalut tersebut.

“Saya cuma disuruh make itu bang. Kalau apa cairan yang dibuat disitu, saya tidak tau,” pungkasnya. (robert)

Berikan Komentar