Empat Hari Tak Ada Kabar, Pensiunan Pertamina Ditemukan Membusuk di Rumah

oleh -356 views

garudaonline – Medan | Suleman Sitompul, 75, ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di rumahnya di
Jalan Darussalam No 68 Lingkungan 3, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (1/4/2017) sekira pukul 11.30 WIB. Kematian pensiunan pertamina ini diketahui setelah empat hari tak ada kabar.

“Kematian korban terungkap setelah anaknya, Maruli Sitompul yang di Jakarta menelepon salah seorang saksi bernama Fandi Purba. Anak korban meminta saksi untuk memeriksa rumah orang tuanya, karena sudah empat hari tak ada kabar. Anak korban berpesan kepada saksi jika ada sesuatu terjadi agar mendobrak pintu rumah orang tuanya itu,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK.

Setelah itu, saksi Fandi Purba pergi ke rumah korban. Sesampainya di TKP, saksi mencium bau busuk dari dalam rumah korban. Merasakan hal tersebut, saksi lantas menghubungi anak korban dan memberitahukan prihal tersebut. Kemudian anak korban menyuruh saksi masuk namun saksi tidak berani karena merasa tidak punya hak.

“Selanjutnya saksi Fandi Purba pergi dan tak lama kemudian datang saksi atas nama Daniel Aritonang. Saksi Daniel ini ternyata dimintai tolong oleh menantu korban untuk melihat mertuanya karena sudah empat hari tidak ada kabar. Kemudian saksi Daniel memanggil-manggil korban namun tidak jawaban. Dia hanya mendengar suara televisi dari dalam rumah,” terang Kapolsek Sunggal.

Karena tidak tidak ada jawaban, sambung Kapolsek, saksi Daniel lalu masuk pagar dari depan yang kebetulan tidak digembok. Saksi kemudian mengetuk ketuk pintu samping dan karena tidak ada sahutan, maka saksi membuka pintu samping. Di situlah saksi Daniel melihat korban sudah meninggal dalam kondisi sudah membusuk.

“Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam. Di dekat korban di atas meja ditemukan 1 botol bir sudah dalam terbuka, 1 gelas berisi bir dan beberapa obat-obat dokter. Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polrestabes Medan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Saat ini kita masih menunggu keluarga korban apakah jasad korban akan diautosi atau tidak. Kalau saksi yang telah kita mintai keterangan sudah ada tiga orang,” kata Kapolsek Sunggal. (g/01)

Berikan Komentar