Lima Perampok Truk Loging TPL Terkapar Ditembak Polisi

oleh -524 views
Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut bersama anggota menyaksikan tersangka perampokan dirawat tim medis RS Bhayangkara Medan.

garudaonline – Medan | Lima anggota komplotan perampok truk loging bernomor polisi BB 8020 ES terkapar ditembak aparat gabungan dari Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Satreskrim Polres Toba Samosir dan Unit Reskrim Polsek Delitua.

Mereka adalah, Lamhot Sembiring, 32, warga Desa Sitinjo 2 Dusun 4, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Ridianto Tampubolon, 31, warga Sibosur, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba Samosir, Tigor Sihombing, 25, warga Pargaulan Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbahas, Dodi, 23, warga Desa Sumbul, Kecamatan Sumbul Pegagan, Kabupaten Dairi dan Roy Frengki Sinaga (otak pelaku), warga Desa Sumbul, Kabupaten Dairi.

Selain menangkap dan menembak lima pelaku perampokan, polisi juga mengamankan seorang penadah. Dia adalah Chairul Anwar, 53 warga Jalan Kawat 7 Tanjung Mulia. Dari penangkapan Chairul, polisi menyita barang bukti truk lojing BB 8020 ES hasil rampokan para pelaku

“Empat pelaku (Lamhot, Ridianto, Tigor dan Dodi) ditangkap dari kawasan Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, Medan pada Jumat (31/3/2017) malam. Kemudian personel melakukan pengembangan dan berhasil menemukan truk lojing BB 8020 ES di Simpang Kantor, Medan Labuhan serta mengamankan penadahnya atas nama Chairul Anwar,” ujar Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Nur Fallah melalui Kasubdit III/Jatanras AKBP Faisal Florentinus Napitupulu, Minggu (2/4/2017).

Setelah mengamankan empat pelaku dan seorang penadah, polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap otak pelaku atas nama Roy Frengki Sinaga, warga Desa Sumbul, Kabupaten Dairi. Roy diamankan dari tempat persembunyiannya di Hotel Nirwana 1, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang pada Sabtu (1/4/2017) sore. Dari tangannya, petugas menyita barang bukti seperti 1 unit handphone Nokia dengan nomor 082370738XXX dan uang sebanyak Rp2.050.000.

“Perampokan sendiri terjadi saat korban mengendarai mobil truk lojing BB 8020 ES dari gudang TPL
Toba Pulp Lestari (TPL) Porsea di Sosor Ladang, Desa Tangga Batu 1, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Tobasa, Kamis (30/3) dini hari.

Saat keluar dari pintu gudang, dua laki-laki menyetop mobil korban dengan alasan menumpang ke Desa Balige. Setibanya di Desa Lumban Kuala, dua pelaku yang menumpang tadi kemudian membekap korban. Sesaat kemudian dari samping kanan datang 3 pelaku lain dengan mengendarai 1 unit mobil Toyota Avanza,” terang Faisal.

“Para pelaku kemudian melakban mata dan wajah korban ditutup menggunakan handuk, serta kaki dan tangan diikat, lalu dipindahkan ke mobil Avanza. Para pelaku langsung membajak truk tersebut dan korban diturunkan di semak-semak di kawasan Tongging,” sambung Faisal.

Faisal menyebut pihaknya berhasil mengungkap kasus perampokan tersebut 17 jam setelah kejadian. Kamis pagi sopir disekap, diikat lalu dibuang para pelaku. Kemudian sopir melapor ke Polres Toba Samosir. Selanjutnya, personel Polres Toba Samosir meminta bantuan Ditreskrimum Polda Sumut untuk mengungkap kasus tersebut.

Faisal mengatakan, otak pelaku yang diamankan adalah seorang residivis. Para pelaku merencanakan kejahatan di kawasan Sibolangit, tiga hari sebelum beraksi. Meski mengaku baru pertama kali melakukan perampokan, Faisal menyebut pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

“Para tersangka semuanya ditembak karena berusaha melawan saat dilakukan pengembangan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Faisal.

(g/10)

Berikan Komentar