Ini Isi Maklumat Kapolda Sumut Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

oleh -229 views

garudaonline – Medan | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengeluarkan surat maklumat jelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Maklumat bernomor: Mak/02/XII/2016 tersebut tentang pengaturan penggunaan bunga api dan larangan penggunaan semua jenis petasan di malam Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

“Dalam rangka memelihara situasi kamtibmas yang kondusif serta memberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan bunga api dan petasan para perayaan Natal dan Tahun Baru, maka Pak Kapolda menggeluarkan maklumat,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Sabtu (17/12/2016).

Menurut Rina, maklumat dikeluarkan di Medan pada 16 Desember 2016. Adapun isi maklumat tersebut adalah:

1. Penggunaan bunga api dan petasan diatur dalam Undang-Undang Bunga Api Tahun 1932; Lembaran Negara   No.41 Tahun 1940 tentang pelaksanaan Undang-Undang Bunga Api Tahun 1939; pasal 2; Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951; pasal 359 KUHP; pasal 188 KUHP; serta Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008, tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial.

2. Sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008, penggunaan bunga api oleh masyarakat diatur sebagai  berikut:
a. Bunga api mainan yang berukuran diameternya kurang dari 2 inci dan kandungan mesiunya kurang dari 20   gram; tidak menggunakan izin pembelian dan penggunaan dari Kepolisian.
b. Bunga api untuk pertunjukan (show) berukuran mulai dari 2 inci sampai  dengan 8 inci; harus mendapat izin dari Kepolisian.
c. Dilarang menggunakan bunga api di tempat-tempat sebagai berikut:
1) Peribadatan
2) Perumahan/Pemukiman
3) Rumah Sakit
4) Sekolah
5) Bandara
6) Terminal/Stasiun/Pelabuhan
7) Pusat Perbelanjaan
8) Bank
9) Perkantoran Pemerintahan/Swasta
10) Jalan Raya

3. Untuk semua jenis petasan, dilarang untuk digunakan.

4. Apabila ketentuan-ketentuan sebagaimana diatas dilanggar, maka bagi pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana.

“Demikian isi maklumat Pak Kapolda untuk dipahami, dipatuhi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan pada perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di Provinsi Sumatera Utara,” tukas Rina.

(Iwan)

Berikan Komentar