Ini Kebijakan Kapolda Sumut Dalam Menanangani Narkoba

oleh -327 views

garudaonline – Medan | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel membuat kebijakan berimbang dalam penanganan kasus narkoba yakni ‘bersih-bersih ke dalam dan hajar keluar’.

‘Bersih-bersih ke dalam’ artinya pemeriksaan secara pribadi kepada anggota, baik secara rutin maupun insidentil oleh Kabid Propam dan lingkungan tempat tinggal bebas dari narkoba,” sebut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kamis (27/4/2017).

“Sedangkan ‘hajar keluar’ yaitu melakukan penegakkan hukum dengan Soft Approach yaitu pendekatan yang lunak sampai pendekatan yang keras atau sulit Hard Approach khusus nya terhadap para bandar narkoba,” tuturnya.

Untuk pendekatan secara lunak, sambung Rina, diminta kepada para kapolres/tabes jajaran Polda Sumut sesegera mungkin memberikan sosialisasi kepada masyarakat baik itu tokoh agama, tokoh adat para mahasiswa, pelajar untuk mengetahui bahaya narkoba, termasuk mengajak masyarakat membuat daya tangkal di lingkungan masing-masing tentang narkoba.

“Pak Kapolda juga telah memberi penekanan kepada para kapolres/tabes untuk segera membuat deklarasi “bersih-bersih ke dalam hajar keluar” karena kebijakan ini telah mendapat apresiasi dari Komisi III DPR RI,” kata Rina.

Dikatakan, untuk pengawasan wilayah Pantai Timur, Polda Sumut akan melakukan pemberdayaan masyarakat mulai dari tahap penelitian, kemudian menyusun rencana aksi dan melaksanakannya kemudian mengevaluasi dan mendeklarasikan serta promosi dengan waktu yang telah ditentukan.

(g/01)

Berikan Komentar