Ini Penyebab LPA Kota Medan Digugat ke Pengadilan

oleh -383 views

garudaonline – Medan | Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Medan digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (15/3/2017).

Sekjen LPA Kota Medan, Prabudi SH selaku penggugat 1 mengaku gugatan dibuat lantaran Ketua LPA Kota, Miswardi Batubara telah mengeluarkan beberapa pengurus LPA Kota Medan secara sepihak.

“Sudah kita sampaikan surat gugatan terhadap LPA Kota Medan ke PN Medan. Ini bentuk kekecewaan kami selaku pengurus yang dipecat Ketua LPA Kota Medan secara sepihak,” ujar Prabudi kepada awak media, Sabtu (18/3/2017).

Ia menuturkan sikap Ketua LPA Kota Medan dinilai telah melanggar ketentuan AD/ART LPA Kota Medan dalam melakukan pemecatan maupun pergantian struktur organisasi yang bergerak di bidang perlindungan anak tersebut. Sebab, pemecatan tanpa adanya kejelasan yang konkrit.

“Kami tidak tahu di mana masalahnya. Kok tiba-tiba kami dikeluarkan dari struktrur organisasi LPA Kota Medan,” katanya sembari menyebut ada lima pengurus yang dipecat secara sepihak.

Dalam kepengurusan LPA Kota Medan, lanjut Prabudi, semuanya berjalan lancar tanpa adanya kendala sejak dilantiknya LPA Kota Medan pada Jumat (20/1) di Hotel Residence, Jalan Puri, Kelurahan Kota Matsum III, Kecamatan Medan Kota. Hal itu dibuktikan dengan pembentukan LPA se-Kecamatan di Kota Medan.

“Sudah kita tanyakan kepada Ketua LPA Kota Medan mengenai pemecatan itu. Namun hasilnya nihil. Malah Miswardi selaku ketua berdalih kalau kami tidak dapat bekerjasama. Nah itu kan aneh, buktiknya selama ini kami mampu mengikuti kegiatan baik rapat internal maupun bersama LPA Kecamatan,” terang dengan nada kecewa.

Prabudi mengungkapkan selain Ketua LPA Kota Medan yang telah dilayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri, turut juga digugat Ketua LPA Sumut dan Ketua Umum LPA Pusat, Arist Merdeka Sirait.

Bahkan surat gugatannya telah dikirim dan diterima oleh pihak PN Medan dengan bukti terima 157/PDT6/2017/PN Medan tanggal 15 Maret 2017.

“Ini jelas bentuk protes keras saya dan kawan-kawan yang dipecat secara tidak hormat sehingga terpaksa melayangkan gugatan ke PN Medan,” ujar Prabudi yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum LPA Pusat, Arist Merdeka Sirait saat dikonfirmasi awak media mengaku belum mengetahui adanya pengurus LPA Kota Medan yang dipecat secara sepihak. Bahkan ia terkejut mengenai kasus pemecatan yang berujung gugatan hingga ke PN Medan.

“Lho kenapa bisa dipecat. Kok bisa sampai digugat. Belum tau saya mengenai masalah di dalam internal LPA Kota Medan,” ungkap Arist.

Pria yang dikenal ahli dalam menangani kasus kejahatan terhadap anak itu, menerangkan akan terlebih dahulu menanyakan persoalan pemecatan kepada Ketua LPA Kota Medan. Sehingga diketahui akar permasalahannya.

“Ya nanti akan saya tanyakan dulu apa masalahnya. Terimah kasih informasinya adinda,” pungkas Arist.

(rel/g/01)

Berikan Komentar