Ini Pesan Kapolrestabes Medan kepada Anggotanya

oleh -390 views
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum saat memimpin apel gabungan di Mapolrestabes Medan, Selasa (25/10/2016)

garudaonline, Medan | Kepala Polisi Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum memberikan beberapa pesan kepada anggotanya terkait berakhirnya tahap pertama Program Promoter Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Hari ini program promoter Pak Kapolri tahap pertama berakhir. Pesan saya yang pertama, analisa dan evaluasi seluruh program yang sudah berjalan baik di Polrestabes Medan ini dan perbaiki program yang belum berjalan,” kata Mardiaz saat memimpin apel gabungan, Selasa (25/10/2016).

Kemudian, personel diminta untuk tetap menjaga soliditas dan tetap waspada membaca situasi kamtibmas yang berkembang di tengah masyarakat. Memerintahkan kepada seluruh anggota untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) sebab Tim Sapu Bersih (Saber) pungli yang dibentuk Presiden Jokowi telah bekerja di lapangan pada seluruh sentra pelayanan masyarakat.

“Polisi menjadi bagian penting dalam program ini, jadi harus selalu mawas diri dan tetap bekerja dengan baik sesuai dengan kewenangan Polri yang telah diatur oleh undang–undang. Laksanakan perintah atasan dengan baik dan penuh rasa tanggungjawab,” pesan Kapolrestabes Medan kepada anggotanya.

Sebelumnya, untuk mengukur kinerja keberhasilannya dalam 100 hari pertama kerja, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menetapkan 10 program prioritas dan satu quick wins yang akan diwujudkan dalam memimpin Korps Bhayangkara.

Ke-10 program prioritas Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut yang pertama pemantapan reformasi internal Polri. Kedua, peningkatan pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat dan berbasis teknologi informasi.

Ketiga, penanganan kelompok radikal prokekerasan dan intoleransi yang lebih optimal. Kempat, peningkatan profesionalisme Polri menuju keunggulan. Kelima, peningkatan kesejahteraan anggota Polri. Keenam, tata kelembagaan, pemenuhan proporsionalitas anggaran, dan kebutuhan min sarpras.

Lalu yang ketujuh, membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas. Kedelapan, penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Kesembilan, penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan serta yang kesepuluh penguatan pengawasan. (g/01)

Berikan Komentar