Ini Rekayasa Pengalihan Arus saat Pembukaan MTQ di Medan Amplas

oleh -386 views

garudaonline – Medan | Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Medan ke-50 di Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara rencananya akan dilakukan pada 18 Maret 2017 mendatang.

Pelaksaan pembukaan MTQ tahun ini ini akan diawali dengan pawai taaruf pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB. Mengingat lokasi MTQ berada di Jalan Lintas Sumatera, Dishub Kota Medan dan Satlantas Polrestabes Medan akan melakukan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan.

“Diharapkan nantinya, rekayasa dan pengalihan arus ini dapat mengurangi kemacetan dan kepadatan kendaraan,” harap Asisten Pemerintahan Umum Drs Musaddat Nasution pada rapat akhir tentang pelaksanaan MTQ tingkat Kota Medan di Balaikota, Rabu (15/3/2017).

Dikatakan Musdad, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan, akan memberitahukan dan mengimbau kepada masyarakat pengendara roda dua maupun roda empat mengalihkan beberapa arus lalu lintas guna untuk  menghindari kemacatan.

Dalam rapat itu, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat menjelaskan manajemen dan rekayasa lalu lintas yang akan dibuat terkait dengan pelaksanaan pembukaan MTQ ke- 50 tingkat Kota Medan, khususnya untuk pelaksanaan pawai taaruf yang dilakukan pada pagi hari menjelang siang.

Dijelaskan Renward, kendaraan yang datang dari arah Amplas maupun dari Kualanamu menuju arah Berastagi/Binjai yang selama ini Jalan Abdul Haris Nasution, akan dialihkan melalui Jalan Sisingamangaraja menuju jalan Sakti Lubis, kemudian masuk ke Jalan Brigjen Katamso dan menuju jalan Brigjen Zein Hamid (simpang titi kuning) dan kembali ke Jalan Lintas AH Nasution.

“Bagi kendaraan yang datang dari arah Delitua menuju arah Amplas/Kualanamu yang selama ini melalui Jalan Abdul Haris Nasution dialihkan melalui Jalan Kanal Marindal, menuju Jalan Pertahanan (Patumbak) dan kembali ke Simpang Amplas, Jalan SM Raja dan seterusnya,” katanya.

Renward juga menjelaskan, kendaraan yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu dialihkan melalui Jalan STM, Jalan Al-Falah, Jalan SM Raja dan seterusnya. Kemudian, bus/truk yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu dialihkan melalui Jalan Brigjen Zein Hamid, Jalan Al falah, Jalan SM Raja dan seterusnya.

“Untuk kendaraan yang datang dari arah Jalan Abdul Haris Nasution menuju arah Amplas/Kualanamu, Dinas Perhubungan mengalihkan kendaraan menuju Jalan STM, kemudian masuk ke Jalan Alfalah dan menuju Jalan SM Raja. Rute pengalihan ini merupakan yang terdekat mengingat arus kendaraan yang banyak menuju Kualanamu”, ungkap Renward.

Kemudian Dijelaskan Renward, bagi kendaraan dari arah Berastagi Kabupaten Tanah Karo dan Kota Binjai yang hendak menuju arah Amplas dan Bandara Kualanamu, Dishub menyarankan agar pengguna jalan melalui Tol Bandar Selamat dan keluar di Tol Amplas maupun Tol Tanjung Morawa.

“Sedangkan untuk kendaraan yang berasal dari Kualanamu atau Tanjung Morawa, Dishub menyarankan pengguna jalan untuk memasuki Tol Amplas dan keluar di pintu tol Bandar Selamat, Tembung. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukkan kendaraan yang menuju pusat kota melalui Jalan SM Raja, dikarenakan adanya pembukaan Pawai Taaruf MTQ ke– 50 Tingkat Kota Medan”, jelasnya.

“Disarankan bagi angkutan truk  yang selama ini melewati Jalan Tritura antara pukul 07.00 WIB s/d pukul 13.00 WIB siang pada tanggal 18 Maret 2017 untuk tidak melewati jalan ini, disarankan melewati Jalan Cemara , Karakatau menuju Tol,” imbuh Renward.

(rel/g/01)

Berikan Komentar