Istri Andi Lala Masih Berstatus Saksi

oleh -475 views
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto (tengah duduk), Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Nurfalah (kiri duduk), Kabid Humas Kombes Pol Rina Sari Ginting (kanan duduk) dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi (2 dari kiri berdiri) merilis hasil penyelidikan kasus pembunuh sekeluarga di Jalan Mangaan Gang Benteng Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli sekalis penetapan DPO Andi Lala, terduga pelaku.

garudaonline – Medan | Penyidik Polda Sumut belum meningkatkan status hukum istri Andi Lala yang berinisial RS terlibat dalam kasus pembunuh sekeluarga di Jalan Mangaan Gang Benteng Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

“Sampai saat ini status RS masih saksi. Nanti kalau suaminya sudah tertangkap baru bisa diketahui apakah yang bersangkutan terlibat atau tidak,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada garudaonline.co, Rabu (12/4/2017).

Selain RS, polisi juga dikabarkan telah memintai keterangan orang tua Andi Lala dan kepada dusun (Kadus) Pembangunan 1 Desa Skip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Mereka

dibawa ke Mapolda Sumut saat polisi menggerebek rumah Andi Lala.

Rina menyebut hingga saat ini pihaknya masih terus memburu Andi Lala yang sudah dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Selain Andi Lala, polisi juga tengah mendalami dugaan keterlibat dua orang lainnya dalam kasus ini.

“Anggota masih terus mencari terduga tersangka. Soal keterlibatan dua orang tersebut masih kita dalami. Doakan saja sepertinya sudah mendekat ini, doakan supaya cepat tertangkap agar kasus ini menjadi terang benderang,” pinta Rina.

Seperti diketahui, Andi Lala sang terduga penjagal nyawa lima orang anggota keluarga terdiri dari pasangan suami istri, dua orang anak serta seorang ibu ini masih memiliki ikatan saudara dengan keluarga korban. Menurut informasi, korban merupakan paman dari istri Andi Lala.

Namun hingga saat ini belum diketahui motif dari aksi keji pria yang berprofesi sebagai tukang las ini. Berbagai spekulasi muncul terkait peristiwa pembunuhan sadis ini. Termasuk dugaan kemungkinan persoalan harta warisan. Tapi dugaan itu belum dapat dipastikan karena terduga pelaku belum tertangkap.

Semelumnya kelima anggota keluarga ini tewas dibunuh di dalam rumahnya di Jalan Mangaan Gang Benteng Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Tak hanya itu, pelaku juga sempat melukai seorang anak balita korban yang masih berusia 4 tahun.

Adapun kelima korban tewas adalah:

1. Riyanto, 40, kepala keluarga (tewas di pintu samping sebelah kiri)

2. Riyani, 38, istri Riyanto (tewas di dekat dapur)

3. Marni, 60, ibu mertua Riyanto (tewas di dalam kamar)

4. Syifa Fadillah Hanaya, 15, anak Ryanto (tewas di dalam kamar tepat di sebelah neneknya Marni)

5. Gilang Laksono, 11, anak Riyanto (tewas di bawah tempat tidur di kamar bersama nenek dan kakaknya)

Satu Korban Luka:

Kinara, 4, anak Ryanto (luka-luka)

Berikan Komentar