Kapal Tenggelam di Perairan Bagan Asahan, Empat ABK Hilang

oleh -616 views
Tim gabungan TNI AL, Airud dan Basarnas tengah melakukan proses pencarian korban.
 Danlantamal Tanjungbalai bersama nakhoda kapal yang selamat

Danlantamal Tanjungbalai bersama nakhoda kapal yang selamat

 garudaonline, Asahan | Satu unit kapal nelayan tenggelam di perairan Bagan Asahan, Sumatera Utara. Peristiwa itu disebabkan ombak tinggi disertai angin kencang yang melanda perairan itu. Akibatnya 4 dari 11 orang penumpang kapal dinyatakan masih hilang.

Komandan Lanal (Danlanal) Tanjungbalai, Teguh Prasetya, Sabtu (5/11/2016), mengatakan adapun korban yang masih hilang antara lain Latif (60) warga Gang Bambu Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Heru (55) warga Rubak Pulo Simardan, Budi (33) dan Hasnan (58) yang merupakan warga Gang SD, Kelurahan Pasar Baru.

Sementara itu, tujuh korban selamat antara lain Nanang Hardian Rafi (40) (Nakhoda), Putra Pratama (KKM) dan lima ABK lainnya Agam, Edi, Dedek, Lukman, dan Sukri.

“Saat kejadian, cuaca buruk, kondisi ombak lebih dari dua meter. Tujuh orang korban berhasil diselamatkan pada dini hari. Mereka langsung dievakuasi untuk mendapat penanganan medis,” ungkapnya.

Menurut Teguh, tim gabungan TNI AL, Airud dan Basarnas tengah melakukan proses pencarian korban. Akan tetapi kondisi cuaca di perairan masih ekstrem sehingga menyulitkan pencarian.

“Cuaca masih belum bagus untuk tim SAR. Empat orang sampai saat ini dinyatakan hilang. Korban yang selamat juga masih di laut ikut melakukan pencarian bersama petugas,” ungkapnya.

Kejadian berawal ketika KM (kapal motor) Usaha Damai GT 22 No 313 PPA berencana kembali ke Pelabuhan Tanjungbalai, Jumat (4/11/2016) sekira pukul 22.00 WIB. Akan tetapi, kondisi cuaca yang buruk dengan ombak yang tinggi disertai angin kencang membuat kapal yang dinahkodai Nanang Hadian Rafi itu hilang keseimbangan.

Kapal pukat apung yang mengangkut sepuluh orang penumpang tersebut lantas tenggelam tepat di posisi 03.06′.00 LU – 099.55′.00 BT 6 Mil Timur lampu putih ke II perairan Bagan Asahan.

Para korban berusaha menyelamatkan diri dengan cara berenang. Tujuh orang lainnya termasuk nahkoda berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan lain yang melintas. Namun empat ABK dinyatakan hilang. (Fidel)

Berikan Komentar