Kapolda Sumut Akui Kesulitan Jaga Wilayah Pantai Timur

oleh -207 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Dr Rycko Amelza Dahniel MSi bersilaturahmi dengan Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Soemantri di Makodam I/BB, Medan, Jumat (31/3/2017).

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Irjen Pol Dr Rycko Amelza Dahniel MSi mengatakan, wilayah Pantai Timur memiliki panjang pantai 575 Km, mulai dari Aceh sampai Kualatungkal Jambi. Wilayah ini diyakini rawan terhadap masuknya narkoba, barang barang ilegal, senjata api dan lain sebagainya.

“Aparat Polri, Bea Cukai dan TNI Angkatan Laut tidak akan mampu untuk menjaga pantai sepanjang itu, dibutuhkan dukungan dari TNI, seluruh stake holder dan masyarakat,” ujar Kapolda Sumut saat bersilaturahmi dengan Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Soemantri di  Makodam I/BB, Medan, Jumat (31/3/2017).

Kepada Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Soemantri, Kapolda Sumut juga menginformasikan bahwa Polda Sumut sudah melaksanakan Rapar Koordinasi (Rakor) 6 Polda wilayah Pantai Timur.

Menurut Kapolda, Rakor tersebut mengidentifikasi ada 6 isu yang menonjol yaitu masalah narkoba, solusi memberdayakan 3 pilar plus untuk meningkatkan daya cegah dan daya tangkal masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba, dengan membentuk desa percontohan. Kemudian human trafficking, radikalise, ekstrimisme dan intoleransi, patroli bersama, pemberdayaan masyarakat pesisir, penyelundupan komoditas dan barang berbahaya.

Sementara Pangdam I/BB Mayjend TNI Cucu Soemantri menyambut baik dan mendukung pelaksanaan desa binaan yang dijadikan pilot project desa untuk menolak narkoba dengan melibatkan pihak kampus.

Dalam kesempatan itu, Pangdam dan Kapolda juga membahas rencana Rakor Polda dan Kodam I/BB, di Rindam Siantar. Rakor ini nantinya juga direncanakan mengundang Rektor dan pihak usaha yang memanfaatkan Pantai Timur Sumatera. Di akhir pertemuan, Pangdam I/BB mengucapkan terima kasih, dan siap membantu sepenuhnya.

“Bukan karena saya anaknya Polisi dan Kapolda Sumut anaknya TNI, namun saya mendukung sepenuhnya kegiatan Polda Sumut dalam mengatasi masalah gangguan keamanan yang ada dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya Pangdam meminta jika ada prajurit TNI yang nakal di lapangan agar diinformasikan, untuk mendukung pembenahan internal.

“Saya dengan tulus mendoakan Bapak Kapolda sukses menjadi pemimpin masa depan, karena masih muda, kreatif, cerdas dan beriman. Kalian harus bangga memiliki pimpinan yang masih muda, smart dan religius,” kata Pangdam I/BB kepada para Pejabat Utama Polda Sumut.

Selanjutnya Kapolda Sumut juga menginformasikan ada 27 Kapolres mohon dibantu, dan mohon ditegor jika ada hal hal yang kurang pas. Sementara Pangdam langsung merespon.

“Silahkan Kapolres masuk ke Kodim dan Koramil. Kita bersaudara, jangan sampai ada hambatan psikologis karena warna baju yang berbeda,” pungkas Pangdam.

(g/01)

Berikan Komentar