Kapolda Sumut Larang Sweeping Atribut Natal

oleh -319 views

garudaonline – Medan | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel melarang kelompok atau ormas melakukan sweeping atribut natal di mal atau pertokoan.

Kapolda melalui Kabid Humas, Kombes Pol Rina Sari Ginting menyatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan MUI, FKUB dan Forkompimda untuk menyamakan persepsi dan tindakan pencegahan sweeping tersebut. Sweeping menyoal atribut natal di mal dan tempat lainnya tidak dibenarkan.

Kata Rina, pihaknya juga telah mendatangi ormas-ormas garis keras untuk tidak melakukan aksi sweeping.

“Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap siapapun yang melakukan sweeping. Sebab, tindakan sweeping yang dilakukan ormas adalah melanggar hukum. Ada pengancaman atau perampasan, itu akan diproses,” tegas Rina, Senin (19/12) petang.

Dia menegaskan, jika ada karyawan muslim yang bersedia mengenakan topi sinterklas atas kemauan sendiri sebagai bentuk partisipasi dan toleransi perayaan natal bagi umat nasrani, tidak dipersoalkan dan dan sah-sah saja.

“Yang tidak boleh, kalau pemilik toko non muslim memaksa karyawan muslim menggunakan topi sinterklas dengan ancaman dipecat,” kata mantan Kapolres Binjai tersebut.

Menurut dia, polisi tidak boleh ikutan melarang karyawan muslim atas keinginannya sendiri menggunakan topi sinterklas.

“Kalau karyawan muslim karena kemauan sendiri pakai topi sinterklas, lalu disweeping, ormasnya itu ditangkap karena pengancaman,” tegas Rina lagi.

(g/10)

Berikan Komentar