Kapolda Sumut Minta Kabag Ops Konsolidasikan Kekuatan dengan Jumlah Massa

oleh -360 views

garudaonline, Medan | Dalam organisasi yang terstruktural, kepolisian mempunyai Standar Operasional Prosedur atau Standart Operating Prosedure (SOP) atau cara dalam pengendalian massa dan pengendalian huru-hara.

“Untuk itu saya minta kepada seluruh Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) sejajaran untuk melaksanakan konsolidasi kekuatan sesuai dengan jumlah massa yang melaksanakan kegiatan unjuk rasa siang nanti,” kata Kapolda pada apel kesiapan pengamanan unjuk rasa yang dilakukan beberapa elemen masyarakat terkait protes atas dugaaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok, di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Jumat (4/11/2016) pagi tadi.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga meminta agar komandan di lapangan harus memahami ancaman dan potensi gangguan yang akan dihadapi, termasuk mengecek perlengkapan perorangan dan perlengkapan satuan yang sudah sesuai dengan rancangan.

“Setiap personiel juga harus mengerti peran dan tugasnya masing masing. Apakah sebagai dalmas awal atau pasukan dalmas lanjutan untuk situasi yang kontinjensi. Polda Sumut akan mengerahkan pasukan dalmas awal untuk menyesuaikan dengan kegiatan masyarakat pada hari ini,” ujar Kapolda.

Jenderal bintang dua ini juga memerintahkan agar setiap komandan dan provost mengawasi agar tidak ada yang membawa senjata tajam saat pelaksanaan tugas nanti.

“Pada saat kejadian yang mendesak dan kontinjensi yang digunakan hanya peluru karet,” ingat Kapolda kepada anggotanya.

Dalam waktu bersamaaan, sambung Kapolda, tugas pelayanan bagi masyarakat yang tidak mengikuti demo harus juga dilayani.

“Kita tetap melaksanakan pelayanan rutin seperti biasa seperti tugas pelayanan publik, penerimaan laporan pengaduan kepada masyarakat. Walau kita hari mensapat tugas khusus untuk mengawal saudara kita yang melaksanakan demonstrasi,” pungkas Kapolda.

Apel kesiapan pengamanan unjuk rasa yang dilakukan beberapa elemen masyarakat terkait protes atas dugaaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok itu diikuti sebanyak 3.100 personel.

Hadir dalam apel, Satker dan Polres jajaran Polda Sumut yang terdiri dari personel Sat Brimob, Ditpolair, Dit Sabhara, Polres Deliserdang, Polres Serdangbedagai, Polres Dairi dan Polres Pakpak Bharat.

Kapolda Sumut berpesan kepada anggotanya agar sungguh-sungguh dalam melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang akan melaksanakan demonstrasi unjuk rasa siang nanti. (rs/g/01)

Berikan Komentar