Kapoldasu Tekankan Pentingnya Pembenahan Kultur dan Peningkatan Kemampuan Melalui Medsos

oleh -95 views
Kapolda Sumut, Irjen Pol Dr Rycko Amelza Dahniel Msi menyampaikan Jakstra kepada seluruh pejabat utama dan jajaran di Aula Kamtibmas Mapoldasu, Jumat (28/10).

garudaonline, Medan | Kapolda Sumut, Irjen Pol Dr Rycko Amelza Dahniel Msi menekankan kepada setiap anggotanya untuk mendekatkan diri kepada media agar memahami dan menguasai informasi yang berkembang di masyarakat.

“Anggota Polri diharapkan mau belajar dan berlatih untuk dapat berkomunikasi dengan baik terutama dengan media,” tegas Kapolda pada acara Kebijakan dan Strategi (Jakstra) Kapolda Sumut di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (28/10) pagi.

Hadir dalam kegiatan itu, Wakapolda Brigjen Adhi Prawoto, pejabat utama Polda Sumut, para Kapolres termasuk Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum, Wadir, Kasubdit, Kabag, Kasat dan Kapolsek jajaran Polrestabes Medan.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut mengarahkan seluruh pejabat. Polda Sumut untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat Sumut kepada polisi melalui peningkatan kinerja, mendekatkan polisi dengan rakyatnya, pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan melalui media sosial.

Adapun salah satu point dari tiga Jakstra Kapolda Sumut yang harus dipedomani seluruh jajarannya adalah, meningkatkan kemampuan mengelola media.

“Menguasai permasalahan dan memiliki rasa ingin tahu secara detail terhadap peristiwa yang terjadi, mengunjungi kantor media dan tidak menghindari awak media,” tukas Kapolda Sumut.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyampaikan kepada anggotanya untuk meningkatkan kinerja dan modernisasi, membangun pola pemolisian modern, meningkatkan profesionalisme dalam penegakkan hukum, memberikan pelayanan yang simpatik, mendekatkan Polisi dengan warganya.

“Membasmi kejahatan dan pelanggaran, menekan dan mencegah pelanggaran oleh anggota Polri. Kelola konflik sosial yang berinflikasi kontijensi, berantas premanisme, jaga soliditas dengan kesatuan TNI,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda Sumut juga menekankan untuk melakukan pembenahan kultur. Anggota Polri harus melakukan tindakan yang profesional, menegakkan budaya prilaku koruptif dan merubah prilaku anggota yang arogansi, tidak ada lagi tindakan kekerasan yang berlebihan. “Hapus gaya hidup hedoisme atau pamer kekayaan,” pungkasnya.

Jenderal bintang dua itu juga berharap agar seluruh anggota Polri sejajaran Polda Sumut mempedomani Commander Wish yang telah disampaikannya sehingga tercapai Polisi yang masa depan yang profesional dan terpercaya. (g/10)

Berikan Komentar