Kesadisan Andi Lala Membantai Lima Anggota Keluarga akan Direka Ulang Awal Mei

oleh -486 views
Andi Lala sesaat ditangkap dan ditembak personel Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara

garudaonline – Medan | Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara akan merekonstruksi aksi keji Andi Lala, tersangka kasus pembunuh lima anggota keluarga di Jalan Mangaan Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Rencanya, rekonstruksi atau reka ulang akan digelar awal Mei mendatang dengan pengawalan ketar aparat kepolisian.

“Pengawalan ketat dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama jalannya rekonstruksi. Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi lokasi rekonstruksi juga harus benar-benar steril dari masyarakat. Rencananya kita laksanakan pada awal Mei,” ujar Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara Kombes Nurfallah kepada wartawan, Rabu (26/4/2017).

Dijelaskannya, dalam rekonstruksi yang rencananya akan digelar di rumah korban Riyanto itu akan diturunkan personel Brimob dan Sabhara untuk mengawal dan mengamankan jalannya rekonstruksi.

“Brimob dan Sabhara akan diturunkan. Sebab tujuan dari rekonstruksi ini untuk mencocokkan keterangan para pelaku dengan fakta sesungguhnya. Kita ingin reka ulang itu berjalan lancar tanpa adanya gangguan,” jelas Nurfallah.

Menurut dia, rekonstruksi pembunuhan yang menjadi perhatian masyarakat luas itu rencananya akan dilakoni langsung para pelaku, yaitu Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra.

“Nanti para pelaku akan kita hadirkan. Walaupun saat rekonstruksi nanti mereka belum sembuh karena masih mengalami luka tembak, maka akan kita pakaikan kursi roda,” katanya.

Penundaan

Nurfallah menyebutkan, pelaksanaan rekonstruksi ini mengalami penundaan dari yang direncanakan pada pekan ini menjadi awal Mei 2017. Hal itu disebabkan penyidik yang menangani kasus pembunuhan sadis yang diotaki oleh Andi Lala sedang bertugas ke luar kota, sehingga harus memundurkan waktu pelaksanaannya.

“Memang rencananya pekan ini. Tetapi karena penyidiknya juga lagi tugas ke luar kota, jadi diundur,” jelasnya.

Untuk itu, Nurfallah menyebutkan telah menjadwalkan ulang pelaksanaan rekonstruksi kasus yang menjadi perhatian bagi masyarakat banyak ini.

“Bila tidak berubah lagi, pada tanggal 1 atau tanggal 2 Mei ini kita gelar rekonstruksinya di TKP (rumah Riyannto) dan di Lubuk Pakam,” jelasnya.

Kasus pembunuhan yang terjadi, Minggu (9/4) menewaskan lima orang anggota keluarga masing-masing Riyanto, istrinya Sri Ariyani, Shifa Hinaya, Gilang Laksono dan Sumarni.

Satu korban selamat, yaitu Kinara bocah berusia empat tahun yang kini masih menjalani pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Dalam kasus itu, tim gabungan dari Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap seluruh pelaku, yakni Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra serta seorang penadah sepeda motor milik korban Ricky alias Keriting.

(g/10)

Berikan Komentar