Kondisi AKP Akhiruddin Rangkuti Memprihatinkan, Ada 81 Jahitan di Kepala

oleh -500 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho dan Kasatreskrim AKBP Febriansyah memberi keterangan terkait penangkapan ketujuh tersangka pelaku pengeroyokan Perwira Polda Sumut, AKP Akhiruddin Rangkuti, 56. Dalam kesempatan itu, Sandi juga menyampaikan kondisi korban pascadianiaya.

garudaonline – Medan | Kondisi AKP Akhiruddin Rangkuti, perwira Ditresnarkoba Polda Sumut yang dikeroyok dan dianiaya sekelompok orang saat melakukan penyergapan bandar narkoba di Jalan Jermal XV, Percut Seituan, Deliserdang, kondisinya cukup memprihatinkan.

Demikian dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskrim AKBP Febriansyah saat merilis para tersangka pelaku pengeroyokan di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said No 1, Medan, Sumatera Utara, Rabu (19/4/2017) siang tadi.

“Sebenarnya ini yang mau saya hindari, namun karena ditanya terpaksa saya jawab. Saya sendiri turut prihatin dan sedih dengan kondisi pak Rangkuti. Setelah mengalami penganiayaan, beliau mendapat 81 jahitan di bagian kepalanya,” kata Sandi.

Menurut Sandi, 81 jahitan di kepala AKP Akhiruddin Rangkuti itu akibat luka bacok senjata tajam jenis kapak. Selain kepala, tulang belakang kepala korban juga remuk.

“Selain menderita luka di kepala, korban juga menderita patah kaki. Saat ini, korban masih dirawat di RS Bhayangkara dan kondisinya alhamdullilah mulai membaik,” ungkap Sandi.

Perwira berpangkat tiga melati emas di pundak ini mengatakan, para pelaku termasuk tujuh orang tersangka ini menggunakan narkoba sebelum menganiaya AKP Akhiruddin Rangkuti. Mereka semua lepas kendali karena dipengaruhi zat kimia dari narkoba yang dikonsumsi.

“Mereka (tujuh tersangka yang telah tertangkap) kami persangkakan dengan Pasal 214 ayat (1), ayat (2) ke 2e Subs Pasal 160 atau Pasal 170 ayat (1) Subs Pasal 351 daru KUHPidana. Seluruhnya akan mendapat hukuman yang sama,” ungkap Sandi.

(g/01)

Berikan Komentar