Korupsi Bansos, Gatot Dituntut 8 Tahun

oleh -151 views

gatot-ps garudaonline, Medan | Mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni Victor, Wily, Rehulina Purba dan Ingan Malem Purba selama 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Mantan orang nomor satu di Sumut itu dinilai terbukti melakukan korupsi penyaluran dana hibah dan bansos Tahun Anggaran (TA) 2012-2013 yang menyebabkan kerugian negara Rp 2,8 miliar.

“Menuntut terdakwa Gatot Pujo Nugroho selama 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsidair 6 bulan kurungan,” tandas JPU Victor di Aula Lantai II Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (10/11/2016). Gatot juga dituntut untuk membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 2,8 miliar subsidair 4 tahun kurungan.

“Terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana,” ujar JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Djaniko Girsang itu.

Dalam amar tuntutan JPU, hal yang memberatkan, terdakwa tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya dan tidak menyesali perbuatannya.

“Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dalam persidangan,” pungkas JPU.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, Gatot mengaku akan menyampaikan pembelaan (pledoi) secara lisan. Sementara kuasa hukumnya, Ibrahim Nainggolan akan menyampaikan pledoi secara tertulis.

Majelis hakim menunda sidang hingga pekan dengan agenda pledoi. Ketika ditemui wartawan, Gatot hanya tersenyum tanpa berkomentar soal tuntutan itu. “Tanya penasehat hukum saya saja,” singkat Gatot. (Endang)

Berikan Komentar