Pembunuhan di Hotel Helvicona Sudah Terungkap, Medan Deli Kapan?

oleh -1.068 views
Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH merilis tersangka kasus pembunuhan di Hotel Helvicona, Jalan Bunga Pancur Simpang Selayang, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan berikut barang buktinya.

garudaonline – Medan | Kasus pembunuhan di Hotel Helvicona, Jalan Bunga Pancur Simpang Selayang, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan Sumatera Utara telah berhasil diungkap tim gabungan dari Polsek Delitua, Polrestabes Medan dan Polda Sumut.

Tinggal kasus pembunuhan sadis di Jalan Mangaan Gang Benteng Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Meski demikian sempat beredar kabar bahwa seorang pelaku pembantaian lima anggota keluarga tersebut telah tertangkap di kawasan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang.

Tapi berita itu dibantah oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dra Rina Sari Ginting. Juru bicara Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel ini mengaku bahwa pelaku pembunuhan sadis di Medan Deli itu belum ada yang tertangkap. “Belum ada yang tertangkap, berita itu tidak benar,” kata Rina.

Sementara untuk pelaku pembunuhan di Hotel Helvicona telah ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Percut Seituan. Pelaku Hendri alias Hendri Gondrong ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian atau Sabtu (8/4/2017) sekira pukul 02.00 WIB.

Dari penangkapan tersangka Hendri Gondrong ini, polisi banyak menyita barang bukti seperti sepeda motor, helm, tong plastik tempat membenamkan kepala korban, kain sprei, bantal, ikat pinggang, jaket, handphone, pakaian dalam wanita dan lain sebagainya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH SIK melalui Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH menjelaskan, pembunuhan itu diawali dari pertengkaran antara korban Almithania, 36, warga Jalan Bunga
Asoka Gang Amal, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang dengan tersangka di Hotel Helvicona.

“Awalnya pada Kamis (6/4/2017) sekira pukul 21.30 WIB, secara tidak sengaja tersangka berjumpa dengan korban. Mereka lantas pergi di sebuah tempat penjualan es. Setelah ngobrol sambil minum es, tersangka mengajak korban pulang, namun pada saat itu korban mengajak pelaku untuk menginap Hotel¬† Helvicona,” kata Wira.

“Sesampainya di hotel, tersangka dan korban melakukan hubungan suami istri. Setelah itu tersangka dan korban makan bersama sambil mengobrol. Pada saat itu, korban menagih janji tersangka untuk membayar cicilan sepeda motor korban, namun tersangka tidak mau,” tuturnya.

Karena tersangka ingkar janji, korban lantas marah dan menampar tersangka sebanyak dua kali. Mendapay perlakuan itu, tersangka bangkit lalu memukul dan menampar korban. Pertengkaran pun semakin hebat, korban mengeluarkan ikat pinggang dan membalas memukul tersangka.

Sementara tersangka yang tak mau kalah kemudian mencekik leher korban dengan menggunakan tangan hingga lemas. Setelah itu tersangka mengambil ikat pinggang korban dan melilitnya ke leher korban hingga tidak sadar. Setelah tak berdaya, korban kemudian diseret ke kamar mandi lalu kepalanya dibenamkan ke dalam tong plastik yang berisi air hingga tewas.

Pascakejadian, personel Reskrim Polsek Delitua, Polrestabes Medan dan Polda Sumut datang ke lokasi kejadian. Beberapa saat melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi identitas pelaku dan berhasil menangkapnya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.

“Terhadap tersangka masih kita lakukan pemeriksaan. Dia kita persangkakan dengan Pasal 338 KUPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kalau laporan polisinya telah dibuat Suyadi, suami korban,” terang Wira.

(g/01)

Berikan Komentar