Penertiban Aset PT KAI Terus Berlanjut

oleh -193 views

garudaonline – Bandung | Setelah melaksanakan penertiban aset di Ciganea, Rancaekek dan Gadobangkong, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali menertibkan asetnya di Padalarang.

“Rangkaian penertiban ini sebagai langkah mendukung program pemerintah untuk membangun jalur kereta cepat Jakarta – Bandung,” ujar Manager Humas Daop 2, Joni Martinus melalui siaran persnya diterima wartawan, Kamis (18/5/2017).

“Untuk hari ini kami akan menertibkan 11 rumah di RT 01 RW 08 Kampung Cihaliwung Wetan Desa Kertamulya Kecamatan Padalarang di Km 139+7­00 sampai dengan Km 140+200, dgn mengerahkan 200 personel gabungan dari petugas internal PT KAI daop 2 dibantu TNI, Polri dan  PLN,” tuturnya.

Total luas aset yang ditertibkan di wilayah tersebut adalah 461, 46 meter persegi. Sebelumnya, PT KAI Daop 2 telah menertibkan 124 rumah di wilayah Gadobangkong Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.

Mengenai biaya bongkar, Joni menyampaikan bahwa biaya tersebut sesuai dengan keputusan Direksi PT KAI yaitu Rp 250.000 per meter persegi untuk bangunan permanen dan Rp 200.000 per metere per segi untuk bengunan semi permanen. Untuk di daerah Kertamulya, Joni mengungapkan bahwa semua warga yang akan ditertibkan bangunannya sudah menerima biaya bongkar.

“Mereka sudah menerima biaya bongkar sehingga sebagian besar sudah membongkar sendiri bangunannya. Sosialisasi telah sejak lama Kami lakukan, jadi diharapkan warga sudah membongkar dan mengambil bagian-bagian bangunan yang masih bisa dimanfaatkan,” tambah Joni.

Pembangunan kereta cepat koridor Jakarta – Bandung ini sesuai dengan Peraturan Presiden No. 107 tahun 2015. Di mana untuk wilayah Daop 2, kereta cepat ini melewati beberapa wilayah mulai dari Ciganea, maswati, Padalarang, Gadobangkong, hingga ke Rancaekek. Joni berharap penertiban aset kereta api untuk kepentingan kereta cepat ini akan segera selesai.

(rel/g.01)

Berikan Komentar