Pengamen Korban Penyiksaan Belum Diketahui Keluarganya

oleh -307 views
Anjar alias Ucok, pengamen asal Labusel, korban penyiksaan tiga pemuda di Medan terbaring di RS Bhayangkara.

garudaonline, Medan | Anjar alias Ucok (30) warga Langga Payung, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), pengamen yang menjadi korban penyiksaan tiga orang pemuda di Medan, Jumat (12/10/2016) lalu, masih terbaring di RS Bhayangkara Medan.

Hingga Minggu (16/10/2016), belum ada seorang pun keluarga yang ke RS maupun ke Polsek Sunggal. Untuk memudahkan prsoses penyidikan, polisi mengimbau pihak keluarga Ucok untuk segera datang ke Polsek Sunggal.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa keluarga korban agar segera datang ke Polsek Sunggal, karena sampai sekarang belum kita ketahui siapa keluarganya,” imbau Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK, Minggu (16/10/2016).

Menurut Daniel, hingga Minggu kemarin korban masih dirawat di RS Bhayangkara Medan. Dia mengalami luka bakar disekujur tubuhnya akibat dianiaya para pelaku, seorang telah ditangkap.

Korban dianiaya dengan kondisi kedua tangan dan kakinya terikat di sebatang pohon di kawasan Jalan Sei Bataghari, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Jumat (12/10/2016) sekira pukul 11.00 WIB.

Dalam keadaan terikat, tersangka Julius membakar kaki dan tangan korban dengan menggunakan tali nilon yang dibakar dan tetesan bakaran tali nilon tersebut  diteteskan ke tangan dan kaki korban secara berulangkali. Tak hanya itu, kepala korban juga dipukul pelaku lainnya pakai rantai anjing.

Penganiayaan itu dilakukan karena korban menyangkal mencuri HP milik tersangka Julius. Kasus ini telah ditangani Polsek Sunggal, dan pelaku bernama Julius telah tertangkap di sekitar lokasi kejadian. (g/01)

Berikan Komentar