Pengedar Narkoba di Sunggal Ditangkap Berkat Aplikasi ‘Polisi Kita Sumut’

oleh -822 views
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Nur Istiono SIK (kiri) didampingi Panit Reskrim Iptu Martua Manik SH MH (kanan) menginterogasi tersangka kasus narkoba yang ditangkap berkat informasi dari masyarakat yang dikirim melalui aplikasi 'Polisi Kita Sumut'.

garudaonline – Medan | Seorang anggota sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) yang diduga berperan sebagai pengedar ditangkap personel Reskrim Polsek Sunggal berkat laporan dari masyarakat yang dikirim melalui aplikasi ‘Polisi Kita Sumut’.

Tersangka Abdul Rahman Charen (52) ditangkap tak jauh dari kediamannya di Jalan Pinang Baris Gang Wakaf, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumut, Rabu (1/3/2017) sekira pukul 18.00 WIB.

“Dari penangkapan tersangka ini kita sita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 5 gram,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Nur Istiono SIK, Jumat (3/3/2017) sore.

Lebih lanjut didampingi Panit Reskrimnya, Iptu Martua Manik SH SIK, Perwira Pertama (Pama) Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2012 ini mengakui, penangkapan tersangka ini merupakan hasil informasi dari masyarakat melalui aplikasi ‘Polisi Kita Sumut’ yang menyebutkan di Pinang Baris Gang Wakaf terdapat transaksi narkoba.

“Mendapat laporan tersebut, kita langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, tersangka dapat kita tangkap lengkap dengan barang buktinya berupa narkotika jenis sabu seberat 5 gram. Sabu-sabu tersebut disembunyikan tersangka di kantong bajunya,” terang Nur.

Selanjutnya setelah mengamankan barang bukti, tersangka lalu dibawa ke Mapolsek Sunggal untuk dilakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, tersangka yang telah memiliki 6 orang anak ini mengaku sabu-sabu miliknya dibeli dari seorang bandar berinisial A (DPO) seharga Rp5 juta.

“Sabu itu katanya hendak dijual kembali oleh tersangka. Selain mengedarkan, dalam pemeriksaan tersangka juga mengaku sebagai pemakai. Hasil test urinenya juga positif narkoba. Kalau ditanya menyesal, ya sudah pasti dia mengaku menyesali perbuatannya,” ujar Nur.

“Terhadap tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Dia dipersangkakan dengan Pasal 114 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” tambah Nur.

(g/01)

Berikan Komentar