Perampok CBD Polonia Terkapar Ditembak Polisi

oleh -355 views
Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja merilis tersangka kasus perampokan dan pembunuhan di CBD Polonia Medan

garudaonline – Medan | Dedi Umbara alias Oom (34), tersangka kasus pembunuhan dan perampokan di lokasi proyek pembangunan CBD Polonia, Medan, Sumatera Utara ditangkap personel Reskrim Polsek Medan Baru dan Polrestabes Medan.

Oom ditangkap dari tempat persembunyiannya di daerah Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Kamis (25/5/2017) sekira pukul 12.00 WIB. Darinya disita barang bukti sepeda motor Honda Vario BK 2605 AFU dan 1 unit handpohone milik korban.

“Penangkapan tak berjalan mulus, tersangka melakukan perlawanan kepada petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku dengan menembak kedua kaki tersangka,” ujar Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (30/5/2017).

Dikatakan, motif pembunuhan dan perampokan tersebut karena sakit hati tersangka yang sering dicaci maki korban Kamal Abdullah (54). Dia juga kerap diperlakukan tidak senonoh sehingga tersangka nekat membunuh dengan cara memukul kepala belakang korban dengan besi ulir sebanyak tiga kali.

“Jadi modus operandinya tersangka memukul kepala bagian belakang lalu mengambil barang-barang milik korban seperti sepeda motor Honda Vario BK 2605 AFU dan satu unit handphone,” kata Tatan.

Setelah membunuh dan merampok korban pada Kamis (11/5/2017) sekira pukul 21.30 WIB, tersangka kabur ke Telung Kenas, Deliserdang. Dari Telung Kenas, tersangka ke Serdang Bedagai (Sergai) untuk menjual sepeda motor hasil rampokannya.

Setelah itu, tersangka berangkat ke Kampar, Riau. Dari Kampar, ia bergeser ke Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir. Saat di Rokan Hilir, tersangka berencana kabur ke Rantauprapat karena mengetahui pelariannya terendus.

Namun, pelariannya kandas. Ia dibekuk atas kerjasama Polsek Medan Baru Polrestabes Medan dengan Polsek Bagan Sinembah.

(g.01)

Berikan Komentar