Peras Sopir Bus Pariwisata, Dua Pemuda Ini Ditangkap Polisi

oleh -497 views

garudaonline – Medan | Dua pemuda ditangkap personel Polsek Medan Barat karena kedapatan memeras sopir bus pariwisata di depan Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/4/2017) sekira pukul 08.00 WIB.

Dari kedua preman pemeras bernama Padli Anggara (36) warga Pasar X Gang Paimin, Medan Tambung dan Robi Mulianta Tarigan (24) warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan itu disita barang bukti 2 lembar kwitansi yang sudah tertulis masing-masing Rp20.000 dan sepeda motor Yamaha Mio hitam BK 5170 OP yang digunakan pelaku.

Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu melalui siaran persnya diterima wartawan mengatakan, penangkan kedua tersangka bermula dari sejumlah anggotanya yang dipimpin Wakapolsek Medan Barat AKP Martualesi Sitepu melakukan mengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

“Saat anggota dan pak waka sedang melakukan giat gatur pagi di depan Hotel JW Marriott, melihat kedua tersangka berboncengan menghampiri korban Nuryanto (36). Saat itu korban sedang membawa rombongan tamu menginap di Hotel JW Marriott dengan menggunakan bus pariwisata,” kata Victor.

“Kedua tersangka lantas meminta secara paksa uang parkir harus dibayar Rp20.000. Bahkan, satu tersangka atas nama Padli sempat mengancam korban agar cepat memberikan uang parkir jika tidak ingin dipukuli,” tuturnya.

Melihat aksi pemerasan itu, Wakapolsek Medan Barat AKP Martualesi Sitepu dan anggotanya langsung menangkap kedua tersangka berikut menyita barang buktinya. Saat bersamaan, korban mengaku bahwa sebelumnya dia juga pernah dipalak tersangka Padli.

“Rabu (19/4/2017) sekira pukul 17.00 WIB, korban dimintai paksa uang parkir Rp20.000 oleh tersangka Padli sambil menyerahkan kwitansi. Dan hasil lidik sementara kedua tersangka ini sering memalak sopir bus yang membawa rombongan tamu yang menginap di Hotel JW Marriott.

Tersangka Padli ini juga merupakan mantan residivis yang baru bebas dua bulan lalu dari Tanjung Gusta atas vonis hukuman 6 bulan penjara dalam kasus kepemilikan senjata tajam (sajam),” terang Victor.

(g/01)

Berikan Komentar