Perintah Kapolda Sumut ke Jajaran: Jaga Kebersihan Mako

oleh -310 views
Kapolda Sumut, Irjen Pol DR Rycko Amelza Dahniel MSi memimpin apel di lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Jalan SM Raja XII KM 10,5 No 60, Medan, Senin (31/10/2016) pagi tadi.

garudaonline, Medan | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol DR Rycko Amelza Dahniel MSi meminta jajarannya untuk menjaga ketertiban dan kebersihan Markas Komando (Mako) baik itu di Mapolda atau di Mapolres dan Mapolsek.

“Jaga selalu kebersihan mako, kamar-mandi harus selalu wangi dan dibersihkan. Berkas-berkas dokumen harus selalu rapi dan dijaga dalam lemari karena dokumen tersebut merupakan dokumen negara.

Jangan asal diletakkan diatas meja,” perintah Kapolda Sumut kepada anggotanya pada apel pagi di lapangan KS Tubun Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut), Jalan SM Raja XII KM 10,5 No 60, Medan, Senin (31/10/2016).

Dalam kesempatan itu, Jenderal bintang dua itu juga menyampaikan 3 arahan direktif Presiden Republik Indonesia kepada seluruh personel Polri dan TNI saat mengumpulkan Para Kapolda dan Pangdam di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Presiden Joko Widodo meminta kepada jajaran TNI Polri untuk memperkuat soliditas antara kedua pilar negara yaitu TNI Polri.

“TNI Polri merupakan perekat dalam kebhinekaan masyarakat Indonesia dan merupakan pilar negara Republik Indonesia. Seperti diibaratkan rumah, jika salah satu dari kedua pilar pondasi rubuh maka rumah akan ikut rubuh.

Begitu juga dengan negara, jika kedua pilar saling bermusuhan dan menghancurkan maka negara juga akan kacau. Pangdam juga sudah memerintahkan seluruh personel TNI jajaran Kodam Bukit Barisan untuk tidak terlibat konflik dengan Polri,” ujar Kapoldasu menyampaikan arahan pertama Presiden kepada seluruh personel.

Karena itu menindaklanjuti perintah Presiden, sambung Kapolda, TNI Polri Pemerintah dan Tokoh Masyarakat serta Agama di Sumut membangun Forum 3 Pilar Plus.

Forum tersebut terdiri unsur Babinkamtimbas, Babinsa, Lurah Kepala Desa Plus Tokoh Masyarakat dan Agama dan menyusun program kbhinekaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Forum 3 Pilar Plus tersebut yang menjaga perbedaan dan mengharmonisasikan perbedaan tersebut agar tidak terjadi konflik di masyarakat.

Arahan Presiden berikutnya sesuai yang disampaikan oleh Kapolda adalah bekerjasama mengamankan Pilkada Serentak dan TNI Polri netral tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon Kepala Daerah.

“TNI Polri harus menjaga keamanan untuk menjaga proses demokrasi yang bersih, adil, jujur dan transparan. Jangan ada yang memberikana fasilitas dan mengarahkan orang lain kepada salah satu pasangan calon,” perintah Kapolda.

Perintah Presiden berikutnya, tambah Kapolda, agar seluruh personel tidak lagi terlibat dalam pungutan liar (pungli) baik itu terkait pelayanan publik dan penerimaan Polri.

“Polri diperintahkan dan dipercaya oleh Presiden untuk memimpin satgas saber pungli. Karena itu agar kita dipercaya oleh Pemerintah dan Masyarakat, Polri harus bersungguh-sungguh dalam melakukan pembersihan internal ke dalam,” imbuh Kapolda. (g/01)

Berikan Komentar