Pilkada Siantar: MK Tolak Gugatan Paslon Westo

oleh -232 views

garudaonline – Jakarta | Setelah melakukan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH), majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan, menolak permohonan pemohon yaitu Wesly Silalahi-Sailanto. “Putusan MK menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima,” terang Ketua KPUD Kota Siantar Mangasitua Purba saat dihubungi  lewat layanan pesan singkat, Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 10.50 WIB.

Penegasan serupa juga diungkapkan Devisi Teknis KPUD Siantar Batara Manurung. Batara menjelaskan, Permohonan pemohon tidak dapat diterima, sehingga keputusan KPUD Siantar No. 71 tentang perolehan perhitungan suara hasil pemilihan susulan Walikota dan Wakil Walikota pada 23 November 2016 lalu adalah sah yang menetapkan Pasangan calon no. 2 peraih suara terbanyak.

Tetapkan Hulman-Herfiansyah
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Siantar segera akan menetapkan Hulman Sitorus-Hefriansyah (Manis) sebagai pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

Hal ini ditegaskan Ketua KPUD Siantar, Mangasi Tua Purba, usai mengikuti sidang putusan di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (14/12/2016) sekira pukul 10.00 WIB, menolak gugatan yang diajukan paslon Wesly Silalahi-Sailanto (Westo).

Menurut Mangasi, gugatan paslon nomor urut 4 tersebut ditolak oleh 9 Majelis Hakim yakni Arif Hidayat (Ketua), Anwar Usman (Anggota), Patrialis Akbar (Anggota), Suhartoyo (Anggota), Aswanto (Anggota), Maria Farida Idratik (Anggota), Wahidudin Adam (Anggota), I Dewa Gede Palguna (Anggota) dan Manahan MP Sitompul (Anggota).

Adapun isi putusan MK adalah, pertama menyatakan eksepsi termohon dan pihak terkait mengenai kewenangan MK tidak diterima. Kedua mengabulkan eksepsi termohon dan pihak terkait sepanjang mengenai kedudukan hukum (legalstanding) pemohon.

“Majelis hakim menilai bahwa permohonon pemohon tidak diterima. Majelis hakim beralasan jika legalstandingnya atau ambang batasnya tidak terpenuhi,” ucap Mangasi melalui sambungan selulernya.

Ditanya langkah selanjutnya yang akan dilakukan KPUD, Mangasi menyebutkan, pihaknya akan melakukan penetapan paslon terpilih Wali Kota dan Wali Kota peraih suara terbanyak, yakni Hulman-Hefriansyah.

“Langkah selanjutnya dalam waktu dekat kita akan lakukan penetapan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Karena tidak ada lagi gugatan atas hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Susulan 16 November 2016 mendatang,” sebut Mangasi.(BS)

Berikan Komentar