Polda Sumut Luncurkan Aplikasi ‘SI BETAH’

oleh -322 views
Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza, didampingi Karo SDM Kombes Pol Drs Adi Kuntoro dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho menekan tombol launching aplikasi SI Betah di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (2/3/2017). siang.

garudaonline – Medan | Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (SI BETAH). Semangatnya aplikasi ini memberikan pendaftar calon anggota Polri informasi yang terbuka lebar soal proses seleksi yang berlangsung.

Diprakarsai Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sumut, peluncuran aplikasi berbasis android ini digelar di Aula Tribrata Poldasu bersamaan dengan Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2017.

Dalam peluncuran ini hadir sejumlah pejabat utama Polda Sumut, Kapolres sejajaran, panitia penerimaan, pengawas eksternal, LSM Police Watch, orang tua calon peserta didik, serta para calon peserta didik Sekolah Ilmu Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) 2017.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, aplikasi SI BETAH yang baru di-launching ini merupakan yang pertama kali di Indonesia.

“Program ini pertama kali di-launching di lingkungan Polri yang diinisiasi oleh Biro SDM Polda Sumut dalam rangka menjabarkan perintah Presiden dan program prioritas Kapolri untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” ujar Kapolda Sumut dalam sambutannya.

Kapolda menjelaskan, seleksi SIPSS telah memasuki tahapan penandatanganan Pakta Integritas, peserta seleksi SIPSS TA 2017 menjadi yang pertama menggunakan aplikasi SI BETAH kemudian selanjutnya akan digunakan juga oleh peserta seleksi AKPOL dan penerimaan Brigadir Polri TA 2017.

Adapun tujuan aplikasi online ini, kata Rykco, untuk menutup peluang penyimpangan yang dilakukan oleh panitia, maupun pihak calo dari luar Polri.

“Aplikasi ini sudah dapat di-download oleh calon peserta didik setelah sebelumnya panitia memberikan username dan password untuk masuk ke dalam aplikasi. Dengan mengetahui nilai yang diperoleh secara langsung, saya harap peserta didik bisa makin memacu kemampuannya. Tak lepas saya ucapkan apresiasi kepada Karo SDM dan jajaran,” ucap Kapolda Sumut.

Dalam pertemuan itu dia meminta kapolres dan kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) agar mensosialisasikan kepada masyarakat tentang aplikasi SI BETAH tersebut. Dia mengatakan, aplikasi SI BETAH seumpama pisau bermata dua, yang satunya mengarah ke tubuh Polri untuk menciptakan proses seleksi penerimaan anggota Polri bersih dari intervensi pihak luar.

“Tujuannya supaya Polri mendapatkan calon anggota Polri yang berkualitas. Dengan sistem ini diharapkan proses penerimaan yang dilakukan panitia internal Polri bersih, tidak terkorosi, apalagi terintervensi karena sekarang yang bekerja sudah komputer,” terang Rycko.

Tujuan kedua, sambungnya, adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat yang mendaftar sebagai anggota Polri, akan menjalani persaingan yang sehat.

“Sehingga setiap calon peserta didik akan menyiapkan fisik dan tidak mencari-cari jalan pintas, mencari orang-orang yang bisa membantu, itu sudah tidak bisa lagi. Karena yang bekerja komputer, sistem yang bekerja,” tuturnya.

Ditanya soal apakah aplikasi SI BETAH bakal benar-benar konsisten tidak terlindungi dari peretasan, Rycko memberikan peringatan kepada Karo SDM Poldasu, Kombes Pol Drs Adi Kuntoro.

“Itu juga yang tadi saya ingatkan agar aplikasi ini aman dari serangan. hacker (peretas, red). Kemudian kita mau juga agar aplikassi ini berkesinambungan, konsistensinya tetap terjaga. Jangan aplikasi ini cuma dipakai pada penerimaan tahun ini saja. Jangan karena ada keponakan bapak ini, ibu ini, penerimaannya tidak memakai aplikasi ini. Kalau itu terjadi bapak ini tersangkanya,” kata Rycko sambil tertawa menunjuk Karo SDM.

(g/10)

Berikan Komentar