Polrestabes Medan Bongkar Sindikat Penyedia Surat Kendaraan Palsu

oleh -1.069 views

garudaonline, Medan | Personel Unit 4/Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap sindikat penyedia Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BKPB) palsu.

Dari pengungkapan itu polisi mengamankan dua orang terduda tersangka, seorang di antaranya disebut-sebut oknum aparat berinisial MY (55) warga Jalan Menteng VII, dan YAA (35) warga Jalan Jermal VII, Medan Denai.

Polisi juga menyita barang buktinya berupa satu unit mobil Honda CRV tahun 2000 BK 1016 RZ, BPKB palsu, dan lain sebagainya.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari diamankannya seorang pengemudi mobil Honda CRV BK 1016 RZ Jalan Denai Simpag Mandala, Medan, Rabu (19/10/2016).

“Rabu (19/10/2016) sekira pukul 18.30 WIB, anggota kami dari Unit Ranmor melakukan hunting di seputaran Jalan Denai. Di Persimpangan Mandala, anggota kemudian menghentikan mobil CRV warna biru tua dengan nomor polisi BK 1016 RZ.

Saat diminta surat-surat kendaraannyam, korban atau sopir mobil CRV tersebut dapat menunjukkan surat tanda nomor kendaraan atau STNK berikut BPKB-nya,” kata Mardiaz.

Karena menurut informasai mobil tesebut hasil penggelapan dari salah satu leasing, sambung Mardiaz, pihaknya lantas memanggil leasing bersangkutan untuk dilakukan pengecekan.

“Menurut pengakuan pihak leasing, pemilik mobil tersebut sudah menunggak kredit 2 tahun, dan keberadaan pemilik sudah tidak diketahui. Sementara, BPKB alsi dari pada mobil tersebut, kata pihak leasing masih ada dalam penguasaan pihak leasing karena masih dalam status kredit,” tambah Mardiaz.

Sementara korban atau pengemudi mobil CRV bernama Irfan Zany (40) warga Jalan Jermal III, Medan Denai mengaku bahwa mobil yang dikemudikannya itu ia beli dari MY seharga Rp42 juta pada Meei 2016 lalu. Sedangkan BPKP palsu tersebut dapat dari YAA.

“YAA ini yang menyediakan BPKB dengan bantuan seorang pria berinisial U, masih kami cari, sehaga Rp4 juta. Uang tersebut diberikan YAA kepada U di depan Kantor Samsat, Jalan Putri Hijau, Medan. Untuk lebih jelasnya, nanti sore kita ekspos kasus ini,” pungkas Mardiaz. (g/01)

Berikan Komentar