Polrestabes Medan Siap Amankan Demo Ahok Siang Nanti

oleh -228 views

garudaonline, Medan | Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan siap melakukan pelayanan dan pengamanan aksi unjuk rasa beberapa elemen masyarakat terkait protes atas dugaaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok.

Kesiapan itu ditandai dengan apel pasukan di Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (4/11/2016) pagi tadi. Apel dipimpin langsung Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto dan dihadiri Wakapolrestabes AKBP Mahedi Surindra, Kasat PJR Dit Lantas Poldasu AKBP Imam, sejumlah Pamen Poldasu, Para Kabag, Kasat dan Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan.

Dalam amanatnya, Kapolrestabes Medan mengingatkan kepada seluruh nggotanya yang terlibat pengamanan untuk tidak membawa senjata api (senpi) saat mengawal massa pengunjuk rasa.

“Sesuai perintah Pak Kapolri, dalam pengamanan demo 4 November 2016 hari ini, polisi dilarang membawa senjata api. Petugas Provos ditugaskan untuk menyimpan seluruh senpi yang ada di tangan personel,” kata Mardiaz.

Menurut Mardiaz, dalam pengamanan unjuk rasa siang nanti, pihaknya akan mengedepankansifat persuasif. Karena menyampaikan pendapat di muka umum di atur di dalam UU dan dibenarkan.

“Mereka yang menyampaikan aspirasi tersebut juga saudara kita. Sebagai pihak keamanan kita wajib mengawal dan mengamankan pelaksaan unras tersebut,” ujar Mardiaz.

“Kita akan lakukan analisa dan evaluasi tugas hari ini, dengan melihat indikator keberhasilan pengamanan jika massa yang berunjuk rasa berjumlah sedikit dan pelaksaan unras berjalan dengan tertib,” sambung Mardiaz.

Pada kesempatan itu, Mardiaz menekankan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan baik supaya unjuk rasa berjalan tertib dan damai.

“Lindungi warga dari tindakan pelanggaran hukum, jangan memprovokasi dan terprovokasi oleh pihak pihak yang ingin memancing kemarahan. Petugas harus sabar dan tenang mengjhadapi massa.

Kepada massa pengunjuk rasa juga diimbau, silahkan gunakan hak kebebeasan berekspresi dengan cara damai dan konstitusional. Pegang teguh koridor untuk tidak menggangu hak azasi warga lainnya.

Tidak mengganggu ketertiban umum, mengindahkan etika moral sebagai orang timur dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” imbuh Mardiaz.

Kepada masyarakat, Mardiaz meminta supaya tetap tenang dan bekerja seperti biasa. Hindari titik titik demo agar tidak terkena kemacetan.

Khusus terhadap penggunaan media sosial, Mardiaz mengingatkan masyarakat untuk tidak mengaploud dan menshare info medsos yang tidak jelas.

“Jangan juga mudah percaya begitu saja dengan info medos, karena banyak info-info yang tidak benar dan berbau provokatif,” pesan Mardiaz. (g/01)

Berikan Komentar