Polrestabes Medan Sukses Ungkap Tiga Kasus Pembunuhan Dalam Waktu Singkat

oleh -874 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho (2 dari kiri), Wakapolrestabes AKBP Tatan Dirsan Atmaja (2 dari kanan), Kasatreskrim AKBP Febriansyah (kiri) dan Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri memberi keterangan terkait penangkapan tersangka kasus pembunuhan di Sunggal

garudaonline – Medan | Satreskrim Polrestabes Medan dan polsek jajaran berkerja cepat. Hanya dalam waktu singkat, tiga kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Baru, Medan Helvetia dan Sunggal dapat diungkap.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Wakapolrestabes AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Kasatreskrim AKBP Febriansyah dan Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri menyebut kasus pembunuhan yang terjadi di lokasi proyek pembangunan CBD Polonia, Medan Baru pada Jumat(12/5/2017) sekira pukul 21.30 WIB lalu berhasil diungkap dalam waktu 2 hari.

Begitu juga kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Medan Helvetia pada Rabu (24/5/2017) malam, juga berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia hanya dalam waktu 2 hari.

“Kali ini yang lebih spektakuler lagi karena tanggungjawabnya kepada masyarakat dan bagaimana bisa memberikan kontribusi terbaik buat rekan-rekan media, maka pada hari ini kita rilis lagi kasus pembunuhan di Sunggal yang alhamdulillah atas izin Tuhan dan doa dari temen-temen sekalian bisa diungkap dalam waktu 3 jam,” ujar Sandi.

Menurutnya, kasus pembunuhan di wilayah hukum Polsek Sunggal tersebut terjadi di Jalan Sei Mati Kompleks China KM 12 Desa Purwodadi Sunggal, Kabupaten Deliserdang pada Selasa (30/5/2017) sekira pukul 07.30 WIB.

“Kasus pembunuhan ini diawali dari kesalahpahaman, cekcok antara korban David Sumandi alias Ahui (19) dengan terlapor¬† Andigan alias Aan (43). Korban dan terlapor ini sebenarnya bertetangga di Kompleks Tsunami Desa Muliorejo Sunggal, Deliserdang. Pada saat kejadian, korban dan terlapor bertemu sama-sama naik sepeda motor dan sempat akan terjadi bertabrakan sehingga timbul cekcok mulut,” tuturnya.

Pada saat itu, sambung Sandi, tersangka sempat tersinggung karena dibilang bencong atau mulutnya seperti perempuan oleh korban. Akibatnya, terjadilah perkelahian antara korban dan terlapor yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Latar belakang perselisihan paham antara korban dengan terlapor ini juga sudah terjadi cukup lama, korban selalu ingin mengajak terlapor berkelahi namun tidak pernah ditanggapi oleh terlapor. Dan pada Selasa (30/5/2017) kemarin, karena mungkin situasi dan kondisinya emosi ditambah dengan adanya ejekan dari korban maka terjadilah perkelahian itu,” terang Sandi.

Pascakejadian, tambah Sandi, personelnya dari Polsek Sunggal dipimpin Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Dan hanya dalam waktu 3 jam, terlapor berhasil ditangkap di rumah kakaknya di Jalan Veteran, Berastagi, Tanah Karo.

(g.01)

Berikan Komentar