Polsek Medan Barat Bongkar Sindikat Pencurian Mobil

oleh -633 views
Kapolsekta Medan Barat Kompol Victor Ziliwu (2 dari kanan), dan Kanit Reskrim Iptu Syahril Siregar (2 dari kiri) memaparkan pengungkapan kasus pencurian mobil sambil memperlihatkan barang bukti

garudaonline,medan | Personel Reskrim Polsek Medan Barat dibawah pimpinan Kanit Reskrimnya Iptu Syahril Siregar SH berhasil membongkar sindikat pencurian mobil.

Dari pengungkapan itu, polisi menangkap seorang dari dua anggotanya sindikatnya di kawasan Jalan Gereja Gang, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, Selasa (27/9) sore.

Dari tersangka Yusuf Sioni alias Yusuf (39) warga Jalan S Parman, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Baru, polisi menyita barang bukti satu unit mobil pick-up BK 9643 DB.

“Mobil tersebut merupakan mobil korban yang dicuri tersangka,” ujar Kapolsekta Medan Barat Kompol Victor Ziliwu dalam keterangan persnya, Selasa (27/9/2016) siang.

Lebih lanjut didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Syahril Siregar, mantan Wakasatreskrim Polrestabes Medan ini menjelaskan, penangkapan tersangka merupakan hasil penyelidikan laporan polisi pemilik mobil.

Dalam laporannya, korban mengaku mobil pick-up BK 9643 DB miliknya hilang di Jalan Gereja Gang, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat. Setelah menerima laporan korban, sejumlah personel Reskrim Polsek Medan Barat dipimpin langsung Kanit Reskrimnya Iptu Syahril Siregar langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, tersangka dapat ditangkap. Saat dilakukan penangkapan, tersangka sempat mencoba melarikan diri, namun polisi dengan sigap langsung menyergapnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, tersangka beserta barang bukti mobil pick-up yang baru dicuri diboyong ke Mapolsek Medan Barat.

Hasil pemeriksaan sementara, kata Victor, tersangka bila beraksi selalu mencari sasaran mobil yang terparkir di tempat sunyi.

“Modus pelaku mencari sasaran mobil yang terparkir di tempat sunyi. Dia (tersangka) sudah berkali-kali mencuri mobil pribadi maupun pick-up,” sebut Victor.

Biasanya, lanjut dia, setelah berhasil melakukan pencurian, tersangka langsung menjual mobil curian ke Kawasan Hamparan Perak. Barang hasil curian biasanya dijual pelaku dengan harga yang bervariasi.

“Kalau mobil pick-up ini rencananya akan dijual seharga Rp7 juta. Kita masih mengejar seorang pelaku berinisial P yang berperan sebagai penjual mobil,” ujar dia.

Saat penangkapan, ungkap Victor, dari pelaku ditemukan barang bukti kunci letter T, STNK atas nama Halasan Haloko.

Dia menambahkan, tersangka sudah pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama.

Sementara itu, tersangka mengaku sudah hampir dua tahun melakukan pencurian mobil. “Uangnya untuk foya-foya,” akunya. (Iwan)

Berikan Komentar