Ratusan Botol Miras asal Malaysia Diselundupkan ke Sumut Melalui Jalur Tikus

oleh -256 views
Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Toga H Panjaitan (2 dari kiri) didampingi Wadir Reskrimsus, AKBP Maruli Siahaan (tengah) dan Kasubdit II/Indag, AKBP Ikhwan Lubis (2 dari kanan) merilis miras ilegal yang diselundupkan melalui jalur tikus.

garudaonline, Medan | Sebanyak 897 botol minuman keras (miras) asal luar negeri diselundupkan melalui jalur tikus di Dusun Sei Daun Sungai Apung, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (26/11/2016) pagi.

“Miras ini berasal dari Malaysia dan kita amankan karena tidak memiliki pita cukai,” kata Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Toga H Panjaitan didampingi Wadir Reskrimsus, AKBP Maruli Siahaan dan Kasubdit II/Indag, AKBP Ikhwan Lubis saat memaparkan keberhasilan itu, Senin (28/11/2016).

Toga menduga, sindikat peredaran miras itu sengaja menyelundupkan barang ilegal tersebut melalui jalur tikus dan menggunakan perahu untuk menghindari petugas. Selanjutnya, petugas akan mengintensifkan penyelidikan upaya penyelundupkan melalui jalur yang sulit dijangkau.

“Kita duga ini sudah sering dilakukan. Untuk itu, ke depannya kita akan meningkatkan pengawasan di jalur-jalur tikus,” tegas Toga.

Rencananya, miras itu akan diedarkan di kota Medan. Namun, dari penangkapan itu petugas Subdit I/Indag Dit Reskrimsus Polda Sumut tidak menemukan seorang pun pelakunya. Perahu bermuatan delapan jenis miras berkadar alkohol tinggi itu ditinggalkan begitu saja.

Dari pengungkapan itu, sebut Toga, pihaknya berhasil menyelamatkan kerugian negara sekira Rp 240 juta. Penyidik menerapkan Pasal 102, Pasal 103, Pasal 104 UU RI No 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU RI No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan dan/atau Pasal 50, Pasal 54, Pasal 56 UU RI No 39 tahun 2007 tentang Perubahan Atas UU RI No 11 Tahun 1995 tentang Cukai. (g/10)

Berikan Komentar