Rindu Anak, PRT Culik Anak Majikan

oleh -459 views
Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH didampingi Panit Reskrimnya Iptu Syahri Sebayang SH (kiri) merilis PRT pelaku penculikan anak majikan

garudaonline – Medan | Seorang pembantu rumah tangga (PRT) berinisial SK (21) warga Jalan Desa Singga Manik, Kecamatan Munthe, Kabupaten Karo nekat menculik anak majikannya bernama Syawal Ahmad Surbakti yang masih berusia 2 tahun. SK menculik Syawal karena rindu anaknya yang telah diadopsi orang lain.

Dia melakukan aksinya itu saat baru sebulan setengah berkerja di rumah Erliasna Br Munthe, orangtua Syawal, di Jalan Pales 7A No 38 Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (21/5/2017) sekira pukul 10.30 WIB.

“Peristiwa ini diketahui setelah Salman Alfariji Surbakti, abang korban menelepon ibunya yang sedang berada di pasar. Dia memberitahukan kalau korban dan pelaku sudah tidak berada di rumah,” ujar Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, Selasa (23/5/2017).

“Selanjutnya, pelapor (ibu korban) pulang dan menelepon pelaku namun handphone pelaku tidak aktip. Keesokan harinya, Senin (22/5/2017) sekira pukul 07.22 WIB, pelaku menelepon ibu korban meminta untuk mengisikan pulsa. Disitu ibu korban menyuruh pelaku agar pulang ke rumah namun ditolak sehingga ibu korban membuat laporan pengaduan,” tuturnya.

Personel Reskrim Polsek Delitua yang menerima laporan dari ibu korban langsung bekerja cepat. Polisi melakukan lidik terkait identitas pelaku dari pelapor. Kemudian Timsus Polsek Delitua mengetahui bahwa pelaku berada di wilayah Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.

“Mendapat informasi tersebut, timsus berangkat mengejar pelaku di daerah Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan, Kelurahan Brandan Timur. Berdasarkan hasil pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) di wilayah Pangkalan Brandan, didapati pelaku sedang berada di sebuah warung pinggir jalan lintas sumatera sambil menggendong korban.

“Nah, disitu lah pelaku langsung kita amankan bersama korban. Darinya kita sita barang bukti perhiasan milik korban yang sempat dibawa kabur oleh pelaku terdiri dari gelang, kalung, cincin, anting-anting, mainan kalung
, pakaian dan handphone pelaku,” terang Wira.

Setelah mengamankan korban dan barang bukti, pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Delitua. Di kantor polisi pelaku mengakui nekat menculik korban lantaran rindu dengan anaknya yang telah diadopsi orang lain.

“Sejak lahir anak saya telah diadopsi orang. Saya terpaksa merelakan anak saya diadopsi orang lain karena saya tidak punya biaya persalinan. Sejak saya hamil, saya sudah diceraikan suami saya.

Berikan Komentar