Sejumlah Pejabat di Kejati Sumut Dimutasi

oleh -245 views

garudaonline, Medan | Perombakan sejumlah pejabat strategis terjadi di Kejati Sumut. Pasalnya, Kejagung melakukan penye‎garan di tubuh organisasi kejaksaan dengan melakukan mutasi jabatan.

Rotasi jabatan strategis itu tertuang dalam surat keputusan Jaksa Agung RI Nomor: Kep-IV-574/C/10/2016 tertanggal 7 Oktober 2016‎.

Dalam surat tertanda tangan Jaksa Agung, M‎ Prasetyo itu, diketahui bahwa Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut, Asep N Mulyana mendap‎atkan promosi jabatan sebagai Asisten Khusus Jaksa Agung di Kejagung.

Sedangkan penggantinya untuk mengisi jabatan Aspidsus Kejati Sumut yaitu ‎Agus Salim yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Khusus Lainnya pada Direktur Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus.

Selain Asep, Jaksa Agung juga memberikan promosi jabatan kepada Sunarko yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sawahlunto di Kejati Sumatera Barat (Sumbar). Sebelumnya, Sunarko menjabat sebagai Kordinator Jaksa di Pidana Umum (Pidum) Kejati Sumut.

Promosi jabatan juga dialami Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri. Dia dipromosikan menduduki jabatan baru sebagai Kordinator Jaksa di Kejati Sulawesi Tengah (Sulteng). Disitu, Bobbi menjabat sebagai Kordinator Jaksa termuda di jajaran Kejagung.

“Saya juga dipromosikan sebagai Kordinator Jaksa di Kejati Sulteng,” kata Bobbi kepada wartawan, Selasa (11/10).

Meski baru 11 bulan menjabat sebagai Kepala Humas Kejati Sumut, Bobbi mengungkapkan memiliki kesan dan pengalaman sendiri.

“Banyak pengalaman bekerja selama di Kejati Sumut dengan memberikan dan tukaran informasi kepada rekan-rekan media sebagai mitra kita,” jelas mantan Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumatera Selatan (Sumsel) tersebut. Ia mengakui tidak mudah untuk melupai bertugas selama di Kejati Sumut.‎

“Pokoknya banyak kesan terbaik saya rasakan sebagai Kasi Penkum di Kejati Sumut,” ujarnya.

Namun, Bobbi menyebut untuk penggantikan posisinya sebagai Kasi Penkum Kejati Sumut, Jaksa Agung belum ada menunjukan. Dipastikan jabatan Humas Kejati Sumut akan kosong untuk sementara ini.

“Untuk pengganti saya belum ada, kebijakan itu ada dari pusat (Kejagung),” sebutnya. Meski surat keputusan mutasi jabatan sudah keluar, tidak serta merta mereka langsung angkat kaki dari Kejati Sumut. Bobbi mengatakan masih menunggu surat perintah tugas dari Jaksa Agung‎.

“Surat biasanya keluar satu bulan kedepan setelah surat keputusan Jaksa Agung ini keluar,” pungkasnya. (Endang)

Berikan Komentar