Seorang Lagi Bandar Narkoba Tewas Ditembak BNN di Sunggal

oleh -750 views

garudaonline – Medan | Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) kembali berhasil mengungkap jaringan sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) di Medan, Sumatera Utara, Rabu (1/3/2017).

Dari pengungkapan itu, delapan orang terduga tersangka ditangkap, seorang di antaranya tewas tertembak. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak BNN RI. Nanum informasi diperoleh penangkapan dilakukan di dua lokasi di Sunggal.

Awalnya sekira pukul 09.00 WIB, upaya penangkapan dilakukan terhadap dua orang bandar sabu masing-masing mengendarai mobil Xenia BK 1856 KV dan Honda CR-V BK 1189 OG di Jalan Medan-Binjai Km 10,5 Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, tak jauh dari kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara.

Saat hendak dilakukan penangkapan, bandar sabu yang mengendarai mobil Daihatsu Xenia langsung tancap gas sehingga personel BNN RI melakukan penembakan ke arah mobil berwarna hitam tersebut. Tembakan mengenai pelaku sehingga mobil berhenti di jalan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu tewas. Dari dalam mobil pelaku, personel BNN RI menemukan sebuah tas berisikan serbuk putih diduga sabu-sabu seberat lebih kurang 30 kilogram.

Tak jauh dari lokasi penembakan, personel BNN RI juga berhasil menangkap bandar sabu yang mengemudikan mobil CR-V berwarna putih. Pelaku ditangkap dalam kondisi hidup. Setelah berhasil melumpuhkan kedua pelaku, 30 menit kemudian atau sekira pukul 09.30 WIB, personel BNN RI kemudian melakukan pengembangan.

Personel BNN RI yang dipimpin Kombes Pol Wahyu menuju salah satu rumah di Jalan Sunggal Gang Langgar, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Dari rumah bernomor 7 tersebut, petugas menangkap enam orang laki-laki dewasa asal Aceh. Mereka adalah, HS, ZKR, M, Saf, A dan S.

Setelah diamankan keenam laki-laki tersebut dibawa ke TKP awal di Jalan Medan-Binjai Km 10,5 Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

(g/01)

Berikan Komentar