Seorang Lagi Otak Pelaku Pengeroyokan Perwira Polda Sumut Ditangkap

oleh -564 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho dan Kasatreskrim AKBP Febriansyah merilis tujuh tersangka pelaku pengeroyokan Perwira Polda Sumut, AKP Akhiruddin Rangkuti (56) saat melakukan penyergapan bandar narkoba di Jalan Jermal XV, Percut Seituan.

garudaonline – Medan | Seorang lagi terduga otak pelaku pengeroyokan Perwira Polda Sumut, AKP Akhiruddin Rangkuti (56) saat melakukan penyergapan bandar narkoba di Jalan Jermal XV, Percut Seituan ditangkap personel Reskrim Polrestabes Medan. Tersangka yang baru ditangkap tersebut bernama Agus Rahman alias Agus Panjang alias Agus (38).

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasatreskrim AKBP Febriansyah mengatakan, tersangka Agus, warga Jalan Keramat Indah Jermal XV Gang Dojo Desa Amplas, Kecamatan Percut Situan ini ditangkap di kawasan Jalan Menteng, Medan, Rabu (19/4/2017) dini hari tadi. Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa menembak kaki Agus karena berusaha melakukan perlawanan.

Dikatakan, Agus adalah tersangka ketujuh yang ditangkap pascapengeroyokan tersebut. Sebelumnya, polisi telah menangkap enam orang tersangka. Mereka adalah, Daman Hasibuan (33), Syaparuddin Pasai alias Udin Pendek (40), Bayu Rizki Anandika (28), Khairudin alias Udin Metik (34), Rusdi Iswanto alias Kapek (35) dan Manal Alfuadi Saragih (24).

“Sudah tujuh orang tersangka yang telah kita tangkap. Yang pertama empat orang, dikembangkan dua orang lagi. Kemudian tadi malam kita lakukan penangkapan seorang lagi tersangka AR alias AP alias A (Agus Rahman alias Agus Panjang alias Agus). Dia kita tangkap tadi malam di Jalan Menteng. Saat dilakukan penangkapan dia melakukan perlawanan sehingga kita lakukan tindakan tegas,” ujar Sandi.

Menurut Sandi, pihaknya masih mencari tujuh pelaku lainnya yang belum tertangkap. Mereka adalah, O (orang yang ikut memukul kaki korban dengan martil atau palu), A alias AG (melempari korban dengan batu), SL (melempari korban dengan batu), H (melempari korban dengan batu) dan M (melempari korban dengan batu).

Kemudian, AB alias AC (menghasut dengan cara berteriak rampok dan emukul kaki korban dengan cangkul), OD (menghasut dengan cara berteriak rampok dan membacok kepala korban dengan kapak).

Seperti diketahui sebelumnya, korban yang merupakan personel Ditresnarkoba Polda Sumut ini dikeroyok ketika melakukan penangkapan terhadap seorang bandar narkoba di Jalan Jermal XV, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (6/4/2017) sekira pukul 15.30 WIB.

Saat ditangkap, tersangka pelaku narkoba tersebut meneriaki korban rampok. Tak lama kemudian, datang tersangka Kapek bersama sekitar 60 orang temannya. Mereka langsung mengeroyok, membacok dan melempari korban dengan batu. Akibatnya, korban mengalami luka koyak dan remuk pada bagian kepala, kaki serta luka tusuk.

(g/01)

Berikan Komentar