Siswi SMP di Asahan Diculik dan Diperkosa, Korban Ditemukan Tidak Pakai CD dan Bra

oleh -1.799 views
Kondisi korban ketika ditemukan usai diculik dan diperkosa, Jumat (21/4/2017) subuh.

garudaonline – Asahan | Sadis! dibawa dari rumah, bocah 13 tahun diperkosa di tengah kebun sawit dengan kondisi tangan terikat dan mulut dilakban. Peristiwa ini terjadi di Dusun IV Desa Hessa Parlompongan, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (21/4/2017) sekira pukul 04.00 WIB.

Korban merupakan siswi Kelas I SMP berinisial PJS (13). Dia ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan tak memakai Bra serta celana dalam (CD) di depan rumah warga.

Diketahui, korban merupakan anak dari pasangan suami istri JAN (39) dan YL (37). Saat ini kasusnya telah ditangani Polsek Air Batu, korban juga telah dirawat di RSUD Abdul Manan Simatupang, Kisaran.

Informasi berkembang menyebutkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu masuk ke dalam rumah korban setelah merusak jerjak jendela kamar. Korban yang tertidur di kamar dihipnotis lalu dibawa keluar dari pintu depan melintasi ruang tengah. Saat kejadian berlangsung, orangtua korban sedang tidur di kamar lainnya.

Setelah dibawa keluar, korban lalu dibawa pelaku mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro ke kebun sawit yang berjarak 1 Km dari rumah korban. Di tempat itu, korban diperkosa. Setelah melampiaskan hasratnya, korban ditinggalkan begitu saja di kegelapan malam.

Dalam kondisi tangan terikat dan mulut dilakban, korban kemudian tertatih menuju rumah warga  terdekat, dan akhirnya ditemukan. Warga lalu melaporkannya ke kepala desa dan meneruskannya ke polisi. Pelaku masih dalam penyelidikan.

Namun berdasarkan keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri berumur di atas 40 tahun, tinggi sekitar 170 cm, postur badan sedang, memakai jaket hitam (baunya seperti bau getah), memakai topi hitam dan membawa tas sandang warna hitam.

Kasatreskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara SIK saat dikonfirmasi wartawan dari Medan mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Ada laporan tersebut, tapi sedang dalam  penyelidikan,” terangnya.

Senada Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan. Ia juga membebarkan kejadian itu. Kata dia, pelaku masih dalam penyelidikan.

“Benar kasus perkosaan di Asahan itu. Pelaku masih dalam penyelidikan,” katanya kepada wartawan di Mapolda  Sumut.

(g/10)

Berikan Komentar