Sita Sabu 10 Kg dari Gembong Narkoba yang Ditembak Mati, Polisi Selematkan 10 Juta Jiwa

oleh -217 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho (tengah) didampingi Kasatres Narkoba AKBP Ganda MH Saragih (dua dari kanan) dan Wakasatres Narkoba Kompol Boy J Situmorang (kanan) memaparkan hasil pengungakapan sindikat narkoba jaringan internasional yang salah seorang tersangkanya ditembak mati, Sabtu (24/12/2016).

garudaonline – Medan | Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Medan mengungkap sindikat narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) jaringan internasional di penghujung tahun 2016. Dari pengungkapan itu polisi menembak mati seorang anggota sindikatnya.

Polisi juga menyita barang bukti sabu-sabu seberat 10 kilogram yang jika dikonversikan ke rupiah nilainya mencapai Rp10 miliar. Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti pil ekstasi sebanyak 1000 butir.

Pengungkapan dilakukan di dua lokasi masing-masing di Jalan Sidomulio Gang Semangka 18 Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Jumat (23/12/2016) sekira pukul 23.00 WIB dan Pasar IV Barat Marelan, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sabtu (24/12/2016) sekira pukul 02.30 WIB.

“Dengan terungkapnya sindikat narkoba ini, setidaknya ada 10 juta jiwa yang terselamatkan serta terhindar menjadi korban pengguna narkoba,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho didampingi Kasatres Narkoba AKBP Ganda MH Saragih dan Wakasatres Narkoba Kompol Boy J Situmorang, Sabtu (24/12/2016).

Terungkapnya sindikat ini hasil pengembangan informasi dari masyarakat yang menyebutkan adanya pengedar narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Sidomulyo Gang Semangka 18 Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

“Setelah mendapat informasi itu, sebagian anggota yang tidak dilibatkan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dimaksud. Hasilnya, satu tersangka berinisial RL (29) dapat kita tangkap lengkap dengan barang buktinya berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 100 gram.

Saat diinterogasi, tersangka RL ini mengaku sabu-sabu tersebut adalah barang titipan tersangka FR. Selanjutnya kita kembangkan ke tersangka FR dan berhasil menangkap FR di rumahnya yang di Pasar IV Barat Marelan, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sabtu (24/12/2016) sekira pukul 02.30 WIB.

Dari tersangka FR kita sita barang bukti sabu seberat 10 kilogram dan pil ekstasi sebanyak 1000 butir. Namun pada saat kita lakukan pengembangan pencarian barang bukti lain yang disimpan di dekat pintu Tol Cemera, tersangka melawan dengan cara menyerang anggota dengan pisau belati.

Sehingga kita berikan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan tersangka FR meninggal dunia. Saat ini tersangka FR masih berada di RS Bhayangkara Brimobdasu, Medan,” papar Sandi.

(g/01)

Berikan Komentar