Sumut Jadi Fokus KPK

oleh -198 views

garudaonline – Medan | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara rutin akan hadir di Sumatera Utara (Sumut), termasuk Kota Medan. Kehadiran lembaga anti rasuah ini untuk melakukan perubahan sehingga tidak ada lagi kepala daerah di Sumut yang ‘sekolah’ di KPK.

“Sejak April lalu, KPK sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumut dan melakukan pendampingan terkait pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi,” kata Ketua Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Sumut, Adlinsyah M Nasution, Rabu (30/11/2016) di Medan.

Dia mengatakan Sumut menjadi fokus KPK, sebab permasalahan korupsi yang banyak terjadi di Sumut melibatkan unsur eksekutif dan legislatif. Atas dasar itulah KPK ingin mengubah wajah Sumut menjadi lebih baik lagi ke depannya.

“Keinginan itu diwujudkan dengan penandatanganan Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi yang dilakukan di Kota Medan. Jadi selain memberikan pendampingan, KPK juga melakukan pengawasan tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi,” jelasnya.

Menurutnya, setelah melakukan pendampingan sejak April lalu, mulai ada perubahan di Sumut. Artinya, Sumut mulai bergerak dengan ditandai dengan diluncurkannya e-musrenbang.

“Di samping itu KPK berharap Pemprov Sumut berkoordinasi dengan 33 kabupaten/kota yang ada dalam rangka pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi,” pintanya

Untuk Kota Medan, Adlinsyah mengatakan sudah cukup baik. Sebab, Pemko Medan telah memiliki program yang efektif untuk pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi, yakni program layanan e-planning dan pelayanan terpadu satu pintu (PSP).

“Program ini tentunya dapat dijadikan acuan bagi daerah lainnya sehingga tidak harus belajar ke Sidoarjo maupun Surabaya. Begitupun, kita minta agar jajaran Pemko Medan terus melakukan pembenahan, sehingga Sumatera Utara ini menjadi lebih baik,” paparnya. (Fidel)

Berikan Komentar