Terduga Teroris Kelompok Majalengka Ditangkap di Aceh Utara

oleh -246 views

garudaonline, Jakarta | Seorang terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berbaiat ke ISIS, ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Terduga teroris kelompok Majalengka bernama Bahrain Agam ini disergap di Desa Blang Tarakan, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Sabtu (26/11/2016) kemarin.

Demikian disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat yang diterima awak media, Minggu (27/11/2016).

Lebih lanjut, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menjelaskan, setelah Bahraian, pihaknya juga menangkan seorang lagi terduga teroris atas nama Saiful Bahri alias Abu Syifa di Desa Baros, Serang, Banten.

Mereka diduga terkait dengan terduga teroris Rio Priatna Wibawa yang ditangkap Densus di Desa Girimulya, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Rabu (23/11/2016) lalu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui Bahrain berperan merancang bom, ikut membeli bahan-bahan peledak dan memberikan dana Rp7 juta untuk keperluan aksi terorisme.

Sementara Saiful berperan membantu Rio membangun laboratorium di rumah Rio yang digunakan untuk membuat bom serta turut merencanakan aksi pengeboman di beberapa objek vital.

Ketiganya merupakan jaringan sel JAD yang berbaiat kepada ISIS, dalam hal ini dipimpin petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim. Rio sendiri pandai meracik berbagai bahan kimia yang digunakan untuk membuat peledak.

Bahan peledak yang diproduksi oleh Rio telah dipesan oleh sejumlah orang dari kelompok Bahrun lainnya. Rencananya bahan peledak itu akan digunakan untuk aksi bom bunuh diri di berbagai lokasi yakni di Gedung DPR/MPR RI, Mabes Polri, beberapa gedung kedutaan besar, stasiun televisi dan tempat ibadah pada akhir 2016. (g/d/11)

Berikan Komentar