‪Sidang Korupsi Pengadaan Mobil, Direktur Pemasaran: Kontrak Sesuai Peraturan Bank Sumut

oleh -171 views

garudaonline, Medan | Direktur Pemasaran PT Bank Sumut Ester Junita Ginting menyebut penandatangan dirinya pada kontrak pengadaan sewa menyewa mobil sudah menjadi ketentuan peraturan Bank Sumut.

“Mengenai kontrak hal ini sesuai peraturan Bank Sumut dimana kontrak tersebut harus ditandatangani oleh seluruh Direksi,” sebutnya di Ruang Cakra VII Pengadilan Tipikor Medan, Senin (28/11/2016).

Ester bersaksi untuk terdakwa Muhammad Yahya selaku mantan Direktur Operasional (Dirops) PT Bank Sumut dan M Jefri Sitindaon selaku mantan Asisten III Divisi Umum PT Bank Sumut sekaligus Ketua Panitia Pengadaan dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan sewa menyewa 294 unit mobil dinas operasional senilai Rp 21 miliar yang bersumber dari Rencana Kegiatan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2013.

Akan tetapi, lanjut Ester, pada saat itu seluruh mekanisme penyusunan kontrak telah dipenuhi dan sudah ditandatangani terlebih dahulu oleh dua direksi Bank Sumut. Ester mengaku tidak mengetahui Rancangan Bisnis Bank (RBB) pada tahun 2013. Karena menurutnya, RBB disusun pada tahun 2012 dan ketika itu dirinya belum masuk di Bank Sumut.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Achmad Sayuti, Ester mengakui tidak diperiksa oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wanita berparas cantik ini beralasan tupoksinya tidak dalam ketentuan tersebut. “Yang diperiksa adalah bagian operasional saja,” katanya.

Dalam hal ini, Ester mengaku hanya mengikut tandatangan saat Exit Meeting pada April 2014. “Sedangkan kontrak dibuat oleh Divisi Umum setelah adanya temuan dari OJK pada tanggal 30 Januari 2014,” cetus Ester.

Selain Ester, JPU Netty Silaen dan Hendri Silitonga juga menghadirkan saksi lain yakni Djaili Azwar selaku Komisaris Utama PT Bank Utama dan anggotanya, Bratakesuma dan Rizal Fahlevi Hasibuan.

Ketiga saksi mengaku mengetahui kasus tersebut setelah adanya temuan dari OJK. Saat itu, jelas ketiga saksi, OJK menemukan ada pelanggaran SOP soal administrasi dalam pengadaan mobil dinas tersebut. “Saat diterima, dalam hasil OJK ada dibuat komitmen perbaikan,” jelasnya. (Endang)

Berikan Komentar