14 Pemuda Bertikai Diamankan, 2 Ditetapkan sebagai Tersangka

oleh -375 views
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu (kiri) memperlihatkan barang bukti sajam yang disita dari dua tersangka yang bertikai di Terminal Jalan Bulan Pusat Pasar, Medan.

garudaonline, Medan | Sebanyak 14 pemuda yang bertikai di Terminal Jalan Bulan Pusat Pasar, Medan, Sumatera Utara, Senin (17/10/2016) sekira pukul 10.00 WIB, diamankan personel Polsek Medan Kota.

Dari 14 orang yang diperiksa, 2 di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka karena memiliki senjata tajam. Sementara, 12 orang lagi dilakukan pembinaan menunggu 1X24 jam.

“Dua orang yang kita tetapkan sebagai tersangka adalah, SS (24) warga Jalan Besar Delitua Gang Nogio, dan NEZ (18) warga Jalan Bulan, Medan Kota. Mereka kita persangkakan dengan Pasal 2 ayat 1 UUDRT NO 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” kata Kanit Reskrim Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu SH MH.

Lebih lanjut, mewakili Kapolseknya AKP Martuasah Tobing SIK, mantan Kanit Reskrim Polsek Delitua ini menjelaskan, dari para tersangka pihaknya menyita barang bukti 4 bilah kelewang/pedang, sebilah sangkur, sebilah pisau pendek, dan atribut salah satu OKP.

Menurut Martualesi, pertikaian ini bermula saat saksi Tomson Samosir (50) yang bekerja sebagai jukir di TKP mendapatkan mandat dari Dishun yang diteken oleh Kadishub Kota Medan terhitung dari 10 Oktobdr 2016 hingga 31 Desember 2016 mendapat ancaman dari Ketua Koti OKP, SBM berserta anggotanya terkait masih bekerjanya saksi sebagai jukir di Terminal Jalan Bulan.

“Pihak SBM mengatakan bahwa kartu parkir yang dimiliki saksi tidak jelas, dan menyuruh saksi untuk tidak mengutip parkir lagi di Terminal Jalan Bulan. Setelah itu pihak SBM memasangkan pot-pot bunga agar tidak ada lagi kendaraan yang parkir dan kemudian dia pergi dari tempat tersebut,” ujar Martualesi.

Akan tetapi, sambung Martualesi, karena saksi tidak menghiraukan dan merasa kartu parkir yang ia miliki jelas, saksi tetap mengutip uang parkir kendaraan yang parkir di tempat tersebut.

“Beberapa lama kemudian beberapa anggota SBM datang dan memukuli saksi. Atas kejadian tersebut saksi membuat laporan polisi (LP) ke Polrestabes Medan terkait pemukulan tersebut.

Dari 14 Orang yang diamankan, 2 orang sudah ditetapkan tersangka dalam perkara kepemilikan sajam tanpa hak. Kasus ini masih kita proses,” pungkas Martualesi. (g/01)

Berikan Komentar