15 Korban Begal Modus Tabrak Adik Sudah Mengadu ke Polsek Sunggal

oleh -685 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (kiri), dan Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri (kanan) memaparkan para pelaku begal modus tabrak adik.

garudaonline – Medan | Sebanyak 15 korban begal modus tabrak adik, tante, paman, om, pacar, dan sebagainya sudah resmi mengadu ke Polsek Medan Sunggal.

Hal itu dikatakan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum dalam keterangan persnya, di Mapolrestabes Medan, Rabu (5/10/2016).

“Sampai saat ini sudah 15 korban yang telah melapor ke Polsek Sunggal, masih ada sekitar 57 orang lagi korban yang belum melapor,” kata Mardiaz didampingi Kapolsek Medan Sunggal Kompol Daniel Marunduri.

Untuk itu Mardiaz mengimbauan kepada masyarakat yang pernah menjadi korban begal dengan modus tersebut, agar dapat melihat ke-7 orang pelaku secara langsung di Mapolsek Sunggal.

“Siapa tau mereka lah (ke-7 tersangka), para pelakunya juga. Kalau sudah pasti, silahkan membuat laporan polisi ke Polrestabes Medan,” pungkas Mardiaz.

Diingatkan, saat beraksi ke-7 anggota komplotan begal ini kerap menyetop korban dan mengatakan kepada korban bahwa korban telah menabrak adik pelaku. Setelah itu, para pelaku mengambil paksa sepeda motor korban.

Ke-7 pelaku ini sebelumnya ditangkap personel Reskrim Polsek Medan Sunggal di lokasi berbeda. Dalam penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki salah seorang pelaku karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap.

Pelaku yang diberikan tindakan tegas terukur tersebut adalah, Chandra Irawan Munthe alias Gondrong (24). Dia merupakan residivis dalam kasus perampokan pada 2013 lalu.

Sementara 6 orang lagi pelaku adalah, Benny Syaputra Silaban (30), residivis kasus judi, Andre Siregar (27), residivis kasus narkoba, Sigit Prasetya (30), residivis kasus narkoba, Khairul Anwar (31), residivis kasus perampokan, Adi Putra Tanjung (34), residivis kasus pencurian, dan Yuda Armaja (25). (Iwan)

Berikan Komentar