50 Ton Bawang Merah Diamankan di Teluk Nibung

oleh -197 views

garudaonline – Asahan | Angkut bawang merah Kapal Motor (KM) Kurnia Semoga Abadi diamankan pihak Pabean C Teluk Nibung yang masuk Perairan Asahan diduga kuat tidak memenuhi kewajiban kepabeanan dan berbagai perijinan lainnya.

“Sabtu (3/12/2016) sekira pukul 22.30 WIB berlokasi di Perairan Asahan sekitaran Muara Sungai Sei Baru, tepatnya di koordinat 03° 07′ 40,72501” U dan 99° 50′ 13,01395” T, Satuan Tugas Patroli Kapal Patroli Bea Cukai BC 15031 Teluk Nibung yang berpatroli rutin melihat satu kapal sedang berhenti namun dikelilingi sejumlah kapal kecil , hingga menimbulkan kecurigaan kita,” ujar Kasi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung, M Firdaus, Senin (5/12/2016)

Menurutnya, saat berpapasan dengan kapal patroli BC 15031 dan melihat ada kegiatan bongkar muat dari kapal KM Kurnia menuju belasan kapal kecil yang berada rapat di badan kapal KM Kurnia.

Hal ini menimbulkan kecurigaan dan pihaknya menghampiri untuk dilakukan pemeriksaan kegiatan apa yang berlansung.

“Saat dihampiri Satgas Patroli didapati kapal-kapal itu sedang melakukan bongkar muat bawang ilegal hingga kita memerintahkan agar semua anak buah kapal (ABK) berhenti dan diam di tempat. Mereka tidak mematuhi bahkan semua ABK dan pekerja bongkar muat serta awak  kapal pelangsir malah kabur mengunakan kapal kecil, bahkan beberapa dari mereka juga nekat terjun ke laut untuk meloloskan diri,” sebut Firdaus.

Untuk proses lebih lanjut, pihak Pabean C Teluk Nibung mengamankan KM Kurnia Semoga Abadi dengan menariknya menuju Dermaga Pangkalan Bea Cukai Belawan sebagai proses penyidikan. Ini termasuk bawang merah sebanyak lebih kurang 50 ton yang berada di dalam kapal.

Melalui penindakan ini Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menegaskan bahwa segala upaya kegiatan perdagangan ilegal akan dibabat habis dan mendorong pengusaha mengurus segala syarat dan menbayar kewajiban berupa bea masuk dan pajak, dakam rangka impor barang sehingga negara tidak merugi.(HT)

Berikan Komentar