Acara PKKMB Berakhir Bentrok

oleh -303 views
Kapolsek Patumbak, AKP Afdal Junaidi mengendalikan situasi bentrokan mahasiswa UMN dengan pihak kampus, Rabu (5/10) pagi.

garudaonline – Medan | Acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar pihak Universitas Muslim Nusantara (UMN) di Jalan Garu II A Medan Amplas, berakhir bentrok, Rabu (5/10) sekira pukul 08.30 WIB.

Baku hantam yang terjadi sesama mahasiswa itu dipicu karena pihak lembaga kampus telah mengkudeta Presiden Mahasiswa (Presma) yang lama dan mengangkat yang baru secara sepihak.

Akibat bentrokan tersebut, seorang mahasiswa mengalami luka di bagian kepala dan aula yang dijadikan sebagai berkumpulnya mahasiswa baru itu menjadi porak-poranda.

Perang sesama mahasiswa itu bermula ketika pihak universitas mengelar acara  Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di aula dalam kampus, Rabu (5/10) pagi.

Informasi diperoleh, ketika acara berlangsung, ratusan mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) melakukan aksi demo di dalam kampus sambil membakar ban bekas.

Dalam orasinya saat itu, mereka mempertanyakan legalitas Pjs Presiden Mahasiswa UMN yang baru, Roy Ikriadi, yang diangkat pihak kampus dengan cara mengkudeta Presiden Mahasiswa yang masih aktif, Wawan Kurniawan Saragih.

Selain itu, disebutkan, pengangkatan Roy Ikriadi tanpa dasar yang jelas atau menyimpang dari aturan dalam tata laksana kampus (konstitusi keorganisasian mahasiswa).

Tapi, aspirasi yang diungkapkan mahsiswa itu rupanya membuat pihak lembaga kampus yang kebetulan menjadi panitia acara PKKNB tersinggung hingga membuat perselisihan.

Dengan niat menghetikan aksi mahasiswa, pihak panitia  dikomandoi Eka (pelaku yang diamankan) menghampiri pendemo sambil berteriak, “Hentikan aksi yang kalian buat itu,” sebut orang lembaga kampus itu dengan maksud agar aksi demo dihentikan.

Sayangnya, sikap pihak universitas itu direspon negatif oleh mahasiswa. Mahasiswa melawan dengan melayangkan ‘makian’. Tak pelak, suasana menjadi memanas.

Cek-cok mulut antara pihak lembaga kampus dan mahasiswa pun tak terhindarkan. Tak ada yang mengalah dan menengahi kericuhan itu hingga membuat suasana tak terkendali.

Tanpa diduga, terjadi pemukulan terhadap seorang mahasiswa. Bentrok antaran pihak lembaga kampus dan mahasiswa itupun pecah. Ke-dua kubu saling serang satu sama lain. Suana mencekam membuat mahasiswa baru serta mahasiswi UMN kocar-kacir ke luar area kampus.

Bentrok baru bisa dikendalikan setelah pihak gabungan kampus terdiri security dan pihak universitas melerai. Namun dua mahasiswa dikabarkan terluka, satu di antaranya terpaksa dibawa ke klinik karena menderita luka robek di kepala.

Selanjutnya, pihak Polsek Patumbak turun ke lokasi bentrok. Kedatangan petugas kepolisian membuat suasana menjadi lebih kondusif.

Kapolsek Patumbak AKP Afdal Junaidi ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, tadi ada kerusuhan. Dua orang kita amankan,” pungkasnya. (Red)

Berikan Komentar