Alamak! Si Betet Telah Gondol 500 Motor

oleh -196 views

garudaonline – Semarang | Jajaran Resmob Polrestabes Semarang membekuk pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pelaku Pelaku diketahui bernama Slamet Hariyadi alias Betet (27) warga Desa Banyumeneng RT02 RW01, Banyumeneng, Mranggen, Kabupaten Demak.

Tak tanggung-tanggung, pelaku sudah pernah mencuri sepeda motor segala jenis sebanyak 500 kali. Namun, barang bukti yang disita berjumlah 29 unit motor.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji mengungkapkan, penangkapan pelaku ini berdasarkan pengembangan pelaku Samiun alias Bagong yang sudah tertangkap terlebih dahulu. Selain berdasarkan pengembangan itu, petugas juga bekerja bedasarkan laporan korban. Pelaku ternyata juga sudah pernah ditahan dengan kasus yang sama.

“Betet ini ditangkap berdasarkan pengembangan dari pelaku pertama, Samiun yang sudah terlebih dahulu diringkus dan sudah selesai pemberkasan,” ujar Seno di Mapolrestabes Semarang, Rabu (29/11/2016).

Modus pelaku, lanjut Abi, yakni dengan menyasar sepeda motor yang terpakir di depan rumah maupun tempat kos. Setelah mendapat motor incaran, pelaku mengendap-endap dan membobolnya menggunakan kunci letter T atau letter L.

“Mereka kami lumpuhkan kakinya dengan timah panas agar pelaku-pelaku lainnya tahu dan takut berbuat kejahatan di wilayah Semarang, dan akan berurusan dengan kami,” imbuhnya,

Sementara itu, Betet mengaku sudah mencuri sepeda motor sejak tahun 2004 hingga sekarang. Dalam jangka waktu tersebut dia sudah berhasil mencuri sepeda motor sebanyak 500 unit.

“Usai mencuri, motor langsung dibuang (dijual) di Pati, harganya antara Rp 3,5 – 4 juta,” kata Betet

Pelaku mengaku, kalau dalam sehari semalam beraksi, bisa mendapatkan tiga unit sepeda motor. Saat membobol, hanya membutuhkan waktu maksimal 5 menit.

“Maksimal 5 menit, lebih dari itu kita tinggal. Sasarannya motor matic, karena jualnya lumayan,” katanya.

Selain 29 unit sepeda motor, petugas juga menyita barang bukti yakni sejumlah ponsel, kunci letter T dan letter L. Hingga kini pelaku masih diperiksa untuk pengembangan selanjutnya.(KR)

Berikan Komentar