Anak Gadisnya ‘Hilang’, Eh Malah Terima SMS Minta Rp 5 Juta

oleh -271 views

garudaonline – Siantar | Kesedihan mendalam terpancar di raut wajah Arisan Sinurat (53) saat menyambangi Polresta Siantar. Kesedihan itu lantaran anak perempuannya berinisial AFS, diduga dibawa kabur oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Dugaan itu berawal ketika mendapat kabar jika  AFS yang semula ngekos di Jalan Sarinemba, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan itu sudah tak menghuni kos-kosannya lagi. Kabar itu diterima Arisan dari anaknya yang lain pada 20 Oktober 2016.

“Anak saya yang lain menghubungi kami kalau AFS sudah gak di kos-kosannya sejak 18 Oktober 2016,” ucap Arisan, seperti pengakuannya yang tercatat dalam laporan polisi nomor LP/454/XI/2016/SU/STR.

Usai menerima kabar itu, Arisan dan keluarga ‘terbang’ dari tempat tinggalnya di Dolok Marimbun Desa Sigodang Barat, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun ke Kota Siantar untuk mencari AFS yang masih berumur 15 tahun.

Namun, berhari-hari mencari hingga kini tak kunjung membuahkan hasil. Tak tau dimana keberadaan anaknya yang masih duduk di bangku kelas III Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut hingga memu tuskan membuat pengaduan ke Polresta Siantar, Rabu (2/11/2016).

Laporan itu merujuk pada tindak pidana melarikan anak di bawah umur. Kata dia, pada 30 Oktober 2016 lalu, seseorang tak dikenal mengaku anaknya, AFS sedang berada di Kota Batam. “Dia juga minta uang Rp 5 juta,” ucap Arisan membacakan pesan singkat (SMS) dari OTK dimaksud.

Bahkan, lanjut dia esoknya (31/10/2016) nomor handphone (HP) itu kembali menghubunginya. Dari ujung seluler, orang itu meminta agar mengirimkan uang yang diminta melalui transfer bank. “Dia bilang akan kirimkan nomor rekening. Saya tidak kirim (uangnya), karena itu gak benar,” ujarnya.

Kasubbag Humas Polresta Siantar, AKP Isril Noer mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dugaan tindak pidana melarikan anak di bawah umur tersebut.(HT)

Berikan Komentar