Ayah Tiri Bejat Diamankan Polres Asahan

oleh -636 views

garudaonline – Kisaran | warga Asahan ditangkap unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Asahan karena diduga memperkosa siswi SD yang juga anak tirinya sendiri HT (11).”Korban telah mengalami pelecehan seks oleh ayah tirinya selama satu tahun,” kata Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara SIK seperti dilansir dari laman resmi tribratanewspoldasumut.com, Kamis (1/12/2016).

Kekerasan seksual pada anak di bawah umur ini terbongkar setelah korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada tantenya. Mengetahui hal tersebut, keluarga korban melaporkan kasus itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polres Asahan.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, diketahui FS sudah menjalankan aksi bejatnya sejak korban kelas 4 hingga kelas 5 SD.”Kini kondisi korban sudah mulai pulih meskipun masih trauma akibat kejadian ini sedangkan pelaku sudah kita tahan,” jelas AKP Bayu.

Tersangka, lanjut AKP Bayu, dikenakan pasal 81 ayat 3 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau pasal 47 UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Lingkup Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara ditambah 1/3 jadi 20 tahun penjara.

Kanit PPA Iptu Rusli Manik menambahkan, pemerkosaan pada HT dilakukan pelaku di rumahnya dan di beberapa tempat lain saat keluarga lainnya tidak berada di rumah.”Korban waktu itu sempat diancam pelaku agar tidak berteriak serta jangan melaporkan kasus itu kepada orang lain,” terang Rusli.

Tersangka, lanjut Rusli, dari hasil pemeriksaan tidak mengakui perbuatannya, namun penyidik memiliki alat bukti yang cukup untuk menjerat tersangka. Apalagi hasil visum menyatakan ada luka robek dan keterangan beberapa saksi sudah dimintai untuk melengkapi BAP.

“Kalau berkas sudah lengkap akan segera kita limpahkan ke kejaksaan, sementara tersangka sendiri sudah ditahan dan telah dititipkan ke Rutan Tanjung Balai,” pungkasnya. (tbt)

Berikan Komentar