Bah… Peneror Bom di Bandara Kuala Namu Berada di Malaysia

oleh -174 views

garudaonline – Kuala Namu | Polres heDeli Serdang terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku teror bom di BRI Lounge area Blue Sky di terminal keberangkatan domestik Bandara Kuala Namu. Hasilnya, pihak Polres Deli Serdang pun sudah mengetahui keberadaan pelaku teror bom tersebut.

Kapolres Deli Serdang AKBP Robert Da Costa SIK MH menjelaskan pihaknya sudah mengetahui keberadaan pelaku peneror bom BRI Lounge area Blue Sky di terminal keberangkatan domestik Bandara Kuala Namu.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku peneror bom di Bandara Kuala Namu berada di Malaysia. Selanjutnya kita akan meminta bantuan Polda dan Mabes Polri,” jelas Robert Da Costa, Selasa (22/11/2016).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Teuku Fathir Mustafa belum bersedia mengungkapkan identitas pelaku teror bom tersebut. “Identitasnya belum bisa disebutkan,” tegasnya. (BS05)

Belum Tahu

Sementara itu, pihak PT Angkasa Pura (AP) II belum mengetahui adanya peneror bom Bandara Kuala Namu ternyata berada di Malaysia. Sementara itu, Manajer Humas Bandara Kuala Namu Wisnu Budi Setianto pada Selasa (22/11/2016) menuturkan pihak Polres Deli Serdang belum ada memberitahukan hasil penyelidikan terkait teror bom di BRI lounge Bandara Kuala Namu kepada pihgak PT AP II sebagai pengelola Bandara Kuala Namu.

Meski demikian, dirinya tetap berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku teror bom tersebut agar aksi teror bom tidak lagi terjadi di Bandara Kuala Namu karena meresahkan para penumpang dan pengguna jasa. “Belum ada pemberitahuan hasil penyelidikan terkait teror bom di BRI Lounge, kita berharap pelaku teror bom segera ditangkap,” jelas Wisnu.

Sebelumnya pada Rabu (16/11/2016), Yossiy (19) petugas Resepsionis Blue Sky menerima telepon gelap, bahwa ada bom di Blue Sky. Kepada Yossi, penelepon gelap tersebut juga mengatakan, kalau dirinya sudah meletakkan bom di Blue Sky.

Mendapatkan teror bom ini, Yossy langsung mematikan telepon tersebut. Namun berselang dua menit kemudian, telepon tersebut kembali berbunyi. Kali ini Yossy meminta Yoga (29) petugas recepsionis BRI Lounge untuk mengangkat telepon.

Tidak jauh berbeda, pria penelepon gelap tersebut pun mengatakan jika dirinya sudah meletakkan bom di Blue Sky. Tidak hanya itu, penelepon gelap tersebut pun mengaku, dirinya diupah Rp 3 juta untuk meletakkan bom di area Blue Sky. (BS)

Berikan Komentar