Bareskrim Bekuk Penyebar Hoax Perintah Kapolri

oleh -131 views
Kapolri Tito Karnavian. (net)

garudaonline – Jakarta | Sub Direktorat Cyber Crime Direktorat Pidana Ekonomi Khusus (Pideksus) Bareskrim Polri berhasil menangkap penyebar kabar hoax alias berita bohong mengenai arahan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

“Pelakunya sudah kita tangkap, sekarang masih dalam proses pemeriksaan,” kata Kasubdit Cyber Crime Bareskrim Kombes Himawan Bayu Aji di Jakarta, Rabu (26/10).

Sebelumnya pada Senin (24/10), Direktur Tipideksus Brigjen Agung Setya mengatakan pihaknya berhasil mengindentifikasi pelaku. “Sedang kita amati sebelum kita tangkap,” katanya saat itu.

Pelaku dijerat pasal menyebarkan rangkaian kata-kata bohong yang melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Adapun identitas pelaku dan motifnya belum dirilis.

Seperti diberitakan, hoax itu muncul dalam bentuk slide show berjudul “Arahan Kapolri” yang terdiri dari 14 poin yang berkaitan dengan Pilgub DKI 2017. Dalam slide itu seolah-olah Tito memerintahkan memeriksa tokoh Muhammadiyah Amien Rais yang ikut dalam aksi unjuk rasa pada Jumat 14 Oktober 2016 lalu.

Unjuk rasa ribuan umat Islam itu menuntut agar Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama diproses hukum karena dianggap menistakan agama yakni surat Al Maidah ayat 51. Mereka mendesak polisi segera mengambil sikap atas Ahok.

Sementara Tito telah membantah mengeluarkan instruksi itu dan Ahok telah meminta maaf.(Bsa)

Berikan Komentar